Lima kabupaten dengan Deforestasi Hutan Terbesar di Sulteng

14 June 2019, 11:38 WIB
5 0 186
Gambar untuk Lima kabupaten dengan Deforestasi Hutan Terbesar di Sulteng
Lembaga Swadaya Masyarakat Kelompok Muda Peduli Hutan (LSM KOMOU) merilis lima kabupaten dengan deforestasi atau perubahan fungsi hutan terbesar di Sulawesi Tengah. 

Koordinator Advokasi dan Kampanye LSM KOMIU Aldy Rizky, di Palu, Jumat, mengatakan dalam kurun waktu 18 tahun terjadi perubahan lahan hutan alam yang difungsikan untuk kegiatan tertentu dilihat dari rekaman gambar citra satelit. 

"Dari tahun 2000 sapai dengan 2010 deforestasi terbesar di Kabupaten Morowali seluas 25.118,35 hektare saat itu Morowali Utara masih bagian dari Morowali, kemudian Poso seluas 16.499 Hektare, Parigi Moutong 15.836,27 hektare, Banggai 12.176,20 hektare dan Tojo UnaUna 9.750 hektare, " ungkap Aldy. 

Dia memaparkan perengkingan rekor deforestasi dibagi dua periode. Periode pertama mulai tahun 2000 sampai 2010, sedangkan periode kedua dari 2010 sampai 2018.

Menurutnya, periode kedua perubahan fungsi hutan alam meningkat tajam tiga hingga lima kali lipat dari sebelumnya selama 10 tahun terakhir, justru terbesar di wilayah Kabupaten Banggai seluas 76.564,34 hektare, Tojo UnaUna 66.707,76 hektare, Buol 45.691,86 hektare, Banggai Kepulauan 44.256,75 hektare dan Morowali Utara 42.866,25 hektare.

"Ini terjadi karena ada beberapa kebijakan pemerintah pusat tentang mempermudah investasi dan beberapa kabupaten dijadikan sebagai objek vital nasional untuk memenuhi kebutuhan nikel dunia," ujar Aldy. 

Dia meminta Pemerintah Provinsi Sulteng dapat melakukan perbaikan pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang berkelanjutan dan mengakomodir kepentingan masyarakat serta membuka informasi mengenai perizinan tambang agar publik dapat mengawasi perjalanan pembangunan daerah.

Dia menilai, deforestasi atau alih fungsi hutan alam sangat berpengaruh terhadap kelangsungan ekosistem, termaksud perubahan iklim.

Alih fungsi hutan membuat vegetasi semakin terbuka, justru memgurangi daya serap air sehingga membuat tanah lebih labil dan dampak terparah ditimbulkan yaknk banjir hingga tanah longsor. 

"Hutan sebagai habitat flora dan fauna sudah pasti rusak dengan keadaan seperti ini, termasuk potenai ancaman bencana sangat rawan," tutur Aldy. 

sumber: AntaraSulteng

  Komentar untuk Lima kabupaten dengan Deforestasi Hutan Terbesar di Sulteng

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Alhamdulillah Telah Hadir Radio Rodja 100.1 FM

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cileungsi, Bogor Kota  |  20 Feb 2020
  2. Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020
  3. Sandang Peringkat 11 Wilayah Rawan Bencana, PMI Banyuwangi Susun Rapat Kerja Kemitraan

    Mbak Ning  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  18 Feb 2020
  4. Menyatukan Langkah, FKDM se-Kota Yogyakarta Melakukan Rakordasi Perdana 2020

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  21 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar

    Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020
  2. 4
    Komentar

    Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    20 - 02 - 2020

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020
  4. 3
    Komentar

    GempaBumi Magnitud 4,9 Guncang Lebak, Terasa Hingga Sukabumi

    Andrian Volunteer  di  Cikole, Sukabumi Kota  |  17 Feb 2020