Laporan Hasil Investigasi Banjir Bandang/Gerakan Tanah Di Kecamatan Cilengkrang, Bandung

13 February 2019, 22:04 WIB
4 0 131
Gambar untuk Laporan Hasil Investigasi Banjir Bandang/Gerakan Tanah Di Kecamatan Cilengkrang, Bandung
Laporan singkat hasil pemeriksaan lapangan Tim Tanggap Darurat Banjir Bandang/gerakan tanah di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, sebagai berikut:

1. Lokasi dan Waktu Kejadian Banjir Bandang / Gerakan Tanah:
Lokasi kejadian banjir bandang dan gerakan tanah berada pada Komplek Jati Indah Regency, Dusun Pasir Jati RT 04/RW 16, Desa Jati Endah, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Secara geografis lokasi tersebut berada pada koordinat 06° 54' 18,1" LS dan 107° 41' 43,8" BT. Kejadian banjir bandang terjadi pada Sabtu, 9 Februari 2019 sekitar pukul 22.00 WIB setelah hujan deras yang turun selama 2 jam.

2. Dampak Gerakan Tanah :
• 3 (tiga) orang meninggal dunia,
• 1 (satu) orang luka berat,
• 2 (dua) orang luka ringan,
• 2 (dua) rumah ambruk,
• 10 rumah rusak berat
• beberapa kendaraan ( motor dan mobil) rusak

3. Kondisi daerah bencana :
• Morfologi :
Morfologi daerah bencana merupakan lembah dari Sungai Cinambo dengan kemiringan lereng sedang – terjal. Daerah bencana berada pada ketinggian 654 – 695 mdpl.
• Geologi :
Berdasarkan Peta Geologi Lembar Bandung, Jawa (P.H. Silitonga, 1973) daerah bencana disusun oleh Hasil Gunungapi Tua Tak Teruraikan yang terdiri dari breksi gunung api, lahar dan lava berselang seling (Qvu) serta Endapan danau yang terdiri dari lempung tufaan, batupasir tufaan, kerikil tufaan (Ql).
Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi bencana, batuan dasar penyusun daerah tersebut adalah breksi vulkanik dengan tanah pelapukan yang tebal.
• Tata Guna Lahan :
Tataguna lahan pada daerah bencana berupa pemukiman.
• Keairan :
Menurut informasi warga, sumber air bagi warga setempat berasal dari air pemboran. Pada daerah tersebut mengalir Sungai Cinambo yang mengalir sangat deras pada saat terjadinya banjir bandang/gerakan tanah.
• Kerentanan Gerakan Tanah :
Berdasarkan Peta Prakiraan Wilayah Terjadinya Gerakan Tanah pada Bulan Februari 2018 di Kabupaten Bandung (Badan Geologi), daerah bencana terletak pada daerah dengan potensi terjadi gerakan tanah Menengah – Tinggi tinggi, artinya Daerah yang mempunyai potensi menengah - tinggi untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

4. Kondisi Banjir Bandang / Gerakan Tanah :
Banjir bandang yang terjadi akibat jebolnya tanggul dan membawah bahan rombakan yang alirannya menggerus fondasi serta merusak pemukiman pemukiman warga.

5. Faktor Penyebab Banjir Bandang/Gerakan Tanah:
Secara umum, faktor penyebab banjir bandang yang membawa material lumpur pada lokasi tersebut adalah:
• Curah hujan dengan intensitas tinggi lk selama dua jam sebelum kejadian banjir bandang pada kurang lebih pukul 22:00 WIB.
• Lebar sungai yang sempit kurang dari 2 m pada lokasi jebolnya tanggul sehingga tidak mampu menampung peningkatan debit air sungai yang terjadi secara tiba – tiba;
• Tidak kuatnya dinding penahan sungai yang kemudian ambrol karena terjadinya peningkatan debit sungai dan adanya dinding beton yang menutup sebagian alur sungai.
• Pemukiman yang berada dekat alur sungai dan berada pada alur morfologi lembah dengan posisinya relatif lebih rendah dibandingkan lokasi jembolnya dinding penahan sungai.

6. Mekanisme Terjadinya Gerakan Tanah:
Fenomena kejadian banjir bandang di Kecamatan Cilengkrang diawali oleh peningkatan curah hujan yang tinggi selama lk. dua jam sebelum kejadian banjir bandang pada lk. pukul 22:00 WIB. Debit sungai meningkat secara cepat dan dinding tanggul sungai / kirmir tidak mampu menahan tekanan arus sungai dan akhirnya tanggul jebol. Jebolnya tanggul sungai dan tertutupnya sebagian alur sungai oleh dinding beton berdampak pada terjadinya banjir bandang yang membawa aliran lumpur dan melimpas cepat mengikuti pergerakan banjir bandang yang dikontrol oleh morfologi lembah sungai. Banjir bandang bergerak dan melimpas ke pemukiman yang posisinya lebih rendah dari lokasi tanggul jebol. Gerusan air dari banjir bandang yang membawah material menyebabkan roboh dan rusaknya sebagian pemukiman warga dan 3 korban meninggal dunia.

7. Rekomendasi Teknis
Berdasarkan penyebab kejadian tersebut diatas dan tingginya potensi ancaman akibat masih tingginya potensi curah hujan, maka direkomendasikan sebagai berikut :
1. Segera membersihkan material longsoran dampak banjir bandang / gerakan tanah dengan memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan jiwa.
2. Segera memperbaiki dinding penahan sungai dengan pondasi yang menembus batuan dasar dan konstruksinya sesuai dengan kaidah geologi teknik.
3. Penduduk yang tinggal pada lokasi yang berdekatan dengan tebing, alur lembah dan alur sungai di sekitar lokasi banjir bandang/gerakan tanah pada aliran Sungai Cinambo dihimbau, agar selalu meningkatkan kewaspadaan terutama pada saat dan setelah turun hujan deras dan berdurasi lama.
4. Hindari konsentrasi masyarakat yang banyak dan dipasang garis batas pengaman agar masyarakat tidak berkumpul atau menonton kejadian tersebut untuk antisipasi jika terjadi longsor susulan.
5. Memasang rambu-rambu peringatan rawan longsor.
6. Melakukan pemantaun mandiri saat terjadinya peningkatan intensitas curah hujan yang melibatkan masyarakat terhadap peningkatan debit sungai di lembah sungai yang sempit dan terbentuknya serta berkembangnya retakan pada tanggul dan juga permukaan tanah.
7. Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami potensi ancaman dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat banjir bandang dan gerakan tanah.
8. Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Sumber: Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

  Komentar untuk Laporan Hasil Investigasi Banjir Bandang/Gerakan Tanah Di Kecamatan Cilengkrang, Bandung

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!