Laporan dari warga di Bodetabek

50050 medium post 56476 70537b0f 46bc 465e bc8d e2060cdf6f02 2019 02 14t09 37 31.012 07 00
Sebenarnya apa yang dicurigai dari saya,
Saya hanya mengetik Valentine di google, tapi hal ini muncul. Santer informasi jika umat islam tidak menyenangi valentine, bahkan ada yang menolaknya.
Saya muslim dan saya tidak terlalu paham tentang pemikiran mereka. Saya sering mendengar jika valentine adalah kisah dimana seorang (non islam) mengalami permasalahan sampai akhirnya dikatakan meninggal. Saya mengerti, tapi terlepas dari benar atau tidaknya cerita tersebut, itu kembali pada pendengarnya, pun dengan saya. Jika ada orang yang memberikan saya coklat, bunga atau bahkan boneka tanggal 14 februari, apakah saya terima.
"ya, saya akan menerimanya"
Saya menganggap pemberian itu bukanlah bagian dari valentine, dan tau apah mereka (remaja) sekarang tentang velantine, yang dipahami hanya hari kasih sayang, detail dan sejarahnya paling cuma 1 dari 10 orang yang tau.
Saya tidak menolak adanya valentine, sebab itu kebebasan beragama, islam mengajarkan kasih dan sayang bagi hamba-hambanya, jika ada yang katakan kepada saya "kenapa kamu menerima pemberian cokelat oleh orang islam, padahal itu di hari valentine dan kamu tau valentine bukan budaya islam"
Saya akan katakan padanya, dia hanya merayakan kasih sayang, dan mungkin di tanggal ini baru bisa meluapkannya dengan benda, dan itu sah-sah saja, sebab tidak ada sedikitpun niatan darinya mengambil kebiasaan buruk umat non islam. Toh.. Bukankah menolak pemberian seseorang akan mengecewakan pemberinya, lalu apakah baik jika menyakiti perasaan orang lain dengan menolak pemberianya? Mengenai pertanyaan ini saya kembalikan kepada pembaca.
Yang saya tidak sepaham dan setuju dari valentine hanya cara meluapkan kasih sayangnya saja, ada beberapa remaja justru memanfaatkan valentine dengan perbuatan yang tidak-tidak, bahkan sangat menyimpang dari ajaran agama, contoh simpelnya sexs bebas. Tapi ada pula yang meluapkan hal itu dengan memberikan coklat, bunga, boneka atau dengan barang lainnya.
Secara pemikiran, Valentine hanya kegiatan, aktifitas dan acara yang dilakukan remaja atau orang tua untuk memberikan kejutan bagi pasanganya, dengan tujuan membahagiakan pasanganya tersebut, lantas apakah saya yang sudah menikah dan memiliki anak disalahkan pula jika merayakan valentine?.
Saya pikir tidak, secara hukum, saya sudah halal dengan pasangan saya, saya pun berhak membahagiakan pasangan saya, walau harinya berbarengan dengan perayaan valentine, mengenai sejarah atau apalah itu, saya tak pedulu, toh niat saya untuk membahagiakan pasangan saya, bukan untuk menyakitinya.
Ibarat membeli minuman kemasan, apakah saya akan salah meminum air kemasan itu, padahal air itu untuk persembahan, sesajin atau ritual lain di ajaran agama lain?. Jawabanya saya kembalikan kepada pembaca.
Saya orang islam, saya muslim. Saya tidak akan menyalahkan segala bentuk kegiatan ataupun budaya orang lain, sebab agama islam adalah agama yang sepengetahuan saya memuat kasih dan sayang yang dibalut dari keserahan perasaan pada Allah SAW.
Saya juga hafal ayat yang jika diartikan ke dalam bahasa indonesia berbunyi "untukmu agamamu, dan untuku agamaku"
Jadi.. Biarkan dia dengan agamanya dan saya dengan agama saya, terlepas dari hari kasih kasih sayang, saya pikir semua agamapun menyetujui jika memberikan sesuatu baik cokelat, bunga, boneka sebagai luapan dari kasih sayang terhadap lawan pasangan adalah tindakan yang benar.
Skip...
Ini hanya sebatas kopi pagi yang akan dingin jika tidak diminum.
Jangan ikuti jika dirasa salah,
Sebab yang benar berawal dari kesalahan.

Kejadian ini dilaporkan terjadi di sekitar ,Bodetabek , warga yang saat ini berada di sekitaran lokasi ini dihimbau untuk berhati hati dan selalu waspada . Segera hubungi 112 jika membutuhkan pertolongan. Ini merupakan laporan yang di sampaikan oleh warga yang berada di sekitaran ,Bodetabek .
Sudah dilihat 111 kali

Komentar