LAMPU PENYEBERANGAN JALAN TIDAK DIHIRAUKAN PENGENDARA

3420 medium img 20160421 02736%281%29
Di beberapa ruas jalan di Kota Malang sudah disediakan lampu penyeberangan jalan sejak beberapa tahun yang lalu. Utamanya adalah ruas jalan yang padat penyeberang seperti di lingkungan sekolah dan kampus. Beberapa titik ruas jalan yang saat ini sudah disediakan lampu penyeberang jalan di Kota Malang antara lain di depan kampus Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono, di depan jalan Sunan Ampel akses menuju ke SMPN 13 dan Jalan Veteran depan SMU Negeri 8 Malang. Lampu ini bermanfaat bagi penyeberang jalan yang ingin menyeberang hanya dengan menekan tombol saja, maka lampu merah akan menyala diiringi dengan sirine yang berbunyi keras agar pengendara mobil atau motor waspada dan berhenti untuk memberi kesempatan bagi penyeberang jalan.
Akan tetapi nyatanya, masih banyak pengendara mobil atau motor yang tidak menghiraukan nyala lampu penyeberangan jalan dan bunyi sirinenya. Mereka tetap saja melaju kencang ketika melihat hanya dua atau tiga orang saja yang menyeberang meski lampu merah menyala, sehingga bisa melaju di sela-sela penyeberang. Seperti yang terjadi di Jl. MT. Haryono, ada seorang mahasiswa yang akan menyeberang menekan tombol lampu. Ketika lampu sudah menyala merah dan sirene berbunyi, tidak ada satu kendaraan pun yang berhenti untuk memberi kesempatan mahasiswa tersebut untukmenyeberang. Tentu saja kondisi ini sangat membahayakan bagi penyeberang jalan. Kesadaran pengguna jalan untuk mendahulukan penyeberang masih sangat minim. Mungkin perlu tindakan tegas bagi aparat maupun pihak yang berwenang untuk menindak pelanggar lampu penyeberang jalan ini, perlu diberikan efek jera agar keselamatan pengguna jalan khususnya penyeberang jalan dapat terjaga.
Sudah dilihat 394 kali

Komentar