Lalu Lintas Di Jalur Kota Bumiayu Semrawut

Header illustration
(Brebes) - Menjelang Lebaran lalu lintas jalan raya Diponegoro, Kota Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, padat merayap dan sesekali macet. Kepadatan lalu lintas selain karena banyak kendaraan yang masuk kawasan kota juga oleh banyaknya warga yang berbelanja untuk kebutuhan menyambut Lebaran.

"Macet mas kiri kanan rapat tidak bisa menyalip, jarak satu kilometer perlu waktu setengah jam," kata Edi (37) salah satu sopir angkutan umum, Senin 11 Juni 2018.


Meski bukan jalur mudik, lalu lintas di Kota Bumiayu ruwet dan macet karena badannya jalan menyempit oleh banyak kendaraan yang parkir di dua sisi jalan. Bahkan parkir sampai dua lapis untuk kendaraan roda dua dan itu hampir di sepanjang jalan antara Pasar Induk Bumiayu hinga pertigaan arah Bantarkawung atau sepanjang sekitar satu kilometer.

Keruwetan bukan hanya di jalan raya, tapi juga di trotoar karena banyaknya pedagang kaki lima yang menggelar dagangannya. Pejalan kaki pun harus berdesak-desakkan antara pejalan kaki lainnya sambil berhati-hati agar tidak tersandung dengan dagangan yang digelar oleh pedagang.

"Jalan di trotoar harus hati-hati kalau tidak bisa mengnjak dagangan atau bisa kepalanya terbentur peneduh dagangan," kata Waryo (29).

Sementara itu tidak nampak ada upaya untuk mengatasi keruwetan lalu lintas di jalaur kota tersebut. Hampir semua petugas terkosentrasi di jalur mudik, ruas Brebes-Tegal-Purwokerto. Hanya di Stpol PP Kecamatan Bumiayu yang nampak mengatur lalu lintas di depan Pasar Induk Bumiayu dalam beberapa jam saja.

"Petugas yang mengatur konsentrasi di jalur mudik di sekitar hampir tidak ada," ungkap Waryo.

Panturanews.com

Komentar