LAHAN PADI GAGAL TANAM MELUAS

10 September 2019, 07:27 WIB
1 0 70
Gambar untuk LAHAN PADI GAGAL TANAM MELUAS
Sebelumnya terdapat 1,113 ha lahan padi gagal tanam di Lombok Tengah. Sekarang data masuk bertambah menjadi 1,116 ha lahan dari total luas lahan 28.000 Ha.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Loteng Lalu Iskandar menyatakan ada sekitar 20 Ha lagi yang terancam gagal tanam, tinggal menunggu waktu saja.

Hal ini disebabkan faktor alam yang membuat kondisi air irigasi yang benar benar menipis dan tidak bisa mengcover luas lahan yang terdapat di Lombok Tengah.

Lebih lanjut beliau juga sudah melaporkan hal tersebut kepada pemerintah pusat dengan harapan supaya para petani dibantu oleh pemerintah pusat. Petani petani yang sebelumnya sudah meng asuransikan lahannya sedikit lebih lega dibandingkan petani yang sama sekali tidak meng asuransikan lahan serta masuk ke wilayah yang kekurangan air. Hampir semua kecamatan terkena kekurangan stock air untuk mengairi lahan kecuali wilayah di sebelah utara Lombok Tengah yang masih memiliki pasokan air yang cukup untuk mengairi sawah mereka.

sumber: "lombok post" (selasa, 10/09/2019)

  Komentar untuk LAHAN PADI GAGAL TANAM MELUAS

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  2. CleanUp Kerja Bakti

    Pemuda Sosial Pulo Timaha  di  Babelan, Bekasi Kabupaten  |  19 Sep 2020
  3. Berkolaborasi Menggapai Mimpi Kampung Karangwaru Kidul, Tegalrejo

    Abdul Razaq  di  Tegalrejo, Yogyakarta  |  18 Sep 2020
  4. Penyusunan Masterplan Kampung Surokarsan

    mas agus  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  19 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    WORLDCLEANUPDAY, 19 SEPTEMBER 2020

    Umi sulvian  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  19 Sep 2020
  2. 4
    Komentar

    Penyusunan Masterplan Kampung Surokarsan

    mas agus  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  19 Sep 2020
  3. 2
    Komentar

    Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  4. 2
    Komentar