Kuatkan CSO Lokal dan Tata Kelola Pemerintahan Kolaboratif, MADANI Siapkan 17 Tim Asistensi Teknis

14 September 2020, 08:22 WIB
3 0 106
Gambar untuk Kuatkan CSO Lokal dan Tata Kelola Pemerintahan Kolaboratif, MADANI Siapkan 17 Tim Asistensi Teknis
Memulai implementasinya di Kabupaten Luwu Utara, Bappeda dan Tim MADANI melaksanakan Diseminasi Persiapan Pelaksanaan Program USAID MADANI dan Diskusi Tata Kelola Pemerintahan Kolaboratif di Kabupaten Luwu Utara (09/07/2020) di Ruang Rapat Wakil Bupati.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Utara, Ir. H. Armiadi, M.Sc. Dalam sambutannya, Sekda H. Armiadi mempertegas pentingnya persiapan setiap program. Beliau meminta supaya memantapkan ditahap persiapan, terutama rumusan alur dan schedule selama masa program.

Menurut Sekda Ir. H Armiadi, M.Si., hal itu sangat penting dalam melihat pencapaian progres dan tujuan Proyek MADANI dalam memperkuat akuntabilitas pemerintah daerah dan toleransi komunal dengan melakukan peningkatan kapasitas, legitimasi, dan keberlanjutan organisasi masyarakat sipil. Pikiran-pikiran konstruktif dari pertemuan ini menjadi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan terutama tata kelola pemerintahan kolaboratif yang menjadi isu strategis kedepan.

Diseminasi tersebut dihadiri Field Coordinator (FC) MADANI Luwu Utara, Perkumpulan Wallacea sebagai Lead Partner/Mitra Utama MADANI, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Bappeda, Badan Kesbangpol, Bagian Hukum, Dinas Kominfo, Dispora, Dinas PMD. Selain itu hadir pula perwakilan beberapa CSO lokal, diantaranya Mitra Swadaya Mandiri (MSM), Forum Lingkar Masyarakat Luwu Utara (FAKTA), Klinik Desa, Jaringan Bintang Sembilan, L-Perak, dan Lepmal,

Menurut FC MADANI Kabupaten Luwu Utara Muhammad Sahaka, kegiatan diseminasi merupakan tindak lanjut dari diskusi antara Tim MADANI dengan CSO di Luwu Utara yang dilaksanakan di Warkop Adira tahun lalu. ‘’Saat itu, Tim MADANI mensosialisasikan rencana programnya dan isu tematik yang fokus MADANI bersama Pemkab Luwu Utara. Proses demi proses berjalan dan akhirnya melalui proses pengajuan dan seleksi pemilihan Lead Partner atau Mitra Utama yang ketat dari Tim Grant MADANI yang menetapkan Perkumpulan Wallacea. Pertemuan hari ini juga menidaklanjuti pertemuan kita kemarin di ruang rapat Sekda. Kembali saya ingin tegaskan adalah kedepannya tugas dari Perkumpulan Wallacea yaitu menginisiasi simpul belajar bersama yang akan memperkuat legalitas, kapasitas, kemudian keberlanjutan CSO lokal,’’ urai Sahaka.

Memotret kondisi CSO lokal di Luwu Utara, narasumber Abdul Aziz, MH., selaku Dewan Pengawas Forum Lingkar Masyarakat Luwu Utara (FAKTA) memaparkan, jika seharusnya CSO sebagai mitra kritis-konstruktif bagi pemerintah daerah dalam membantu pencapaian tujuan strategis pembangunan daerah. Dalam paparannya, mantan komisioner KPU Luwu Utara ini menjelaskan situasi masyarakat sipil di daerah, dan bagaimana CSO lokal dapat berperan secara signifikan dalam membantu mencapai tujuan strategis pembangunan daerah.

‘’Idealnya sebagai CSO, penguatan kapasitas adalah sebuah kebutuhan terutama bagi CSO yang masih mencari bentuk dan mengkonsentrasikan diri pada gerakan sosial,” urai Aziz yang juga Ketua Jaringan Demokrasi Indonesia (JADI) Luwu Utara.

Direktur Eksekutif Perkumpulan Wallacea Basri Andang menyampaikan potensi personal dan kapasitas SDM Luwu Utara sangat besar untuk memperkuat CSO. Pekerjaan kita kedepan adalah lebih mengkerucut penguatan kapasitas kelembagaan CSO itu sendiri.

‘’Tugas dari Perkumpulan Wallacea sebagai Lead Partner selama setahun nantinya adalah memperkuat mitra lokal di Luwu Utara, yaitu Mitra Swadaya Mandiri (MSM) dan menginisiasi simpul belajar bersama. Lalu melakukan pengawalan isu tematik Transparansi Dana Desa di tahun berikutnya.Simpul belajar ini menjadi forum bersama kita dan dibantu oleh tujuh belas Teckhnical Asistence yang siap melatih dan mengasistensi penguatan CSO lokal dan Pemda seperti yang telah disampaikan Pak Sahaka tadi selaku FC MADANI. Tidak berarti bahwa kami lebih baik dari CSO yang ada di Luwu Utara, hanya baiknya kalau kita sama-sama berproses dan belajar bersama nantinya,’’ ujar mantan Fasilitator Media dan Kemitraan OMP Media KINERJA USAID ini.

  Komentar untuk Kuatkan CSO Lokal dan Tata Kelola Pemerintahan Kolaboratif, MADANI Siapkan 17 Tim Asistensi Teknis

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  2. MENGAWAL KEBIJAKAN RESPONSIF JENDER DARI DESA

    Yani Mashudi  di  Manyar, Gresik  |  23 Sep 2020
  3. KOMUNITAS BELAJAR MADANI SOLO (KOMBES) terbentuk!

    Tina Dewi S  di  Surakarta Kota  |  22 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 15
    Komentar

    Royongan Komposter

    Narumi Akana  di  Wonosobo  |  21 jam lalu
  2. 4
    Komentar

    Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  3. 3
    Komentar

    FORUM MADANI WONOSOBO

    Bhayu Surya  di  Wonosobo, Wonosobo  |  24 Sep 2020
  4. 2
    Komentar

    Goes Anyer Lagundi 31 Oktober 2020

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Pasar Rebo, Jakarta Timur  |  21 jam lalu