KS berbasis Nik Kota Bekasi masih bisa dipergunakan

11 February 2019, 4:16
1 0 206
Gambar untuk KS berbasis Nik Kota Bekasi masih bisa dipergunakan
Sebagian Warga di Bekasi Timur resah dapatkan foto berisi informasi tentang daftar Rumah Sakit yang menerima pelayanan Kartu Sehat berbasis NIK. kemunculan informasi tersebut bermula dari beberapa warga yang mengirimkannya ke Media Sosial whatsapp.
"semalem ada yang kirim, tapi masih bingung bener apa nggaknya" ucap Narsih warga yang tinggal di Kp Babakan,Mustikajaya Kota Bekasi. selain dia, ada pula warga yang masih bingung untuk mempercayai info tersebut. Wali Kota Bekasi Pak Rahmat Effendi, lewat no tlp yang ada di aqun instagram @rahmateffendicenter. beliau katakan mengenai informasi Rumah Sakit yang terima Kartu Sehat berbasis NIK tersebar ke warga adalah benar.
"1000000000x benar dan betul" tulisnya Minggu 10 februari 2019.
dirinya menambahkan kalimat yang sama seperti yang tersebar di warga.
"Wali Kota Bekasi ; Berobat dengan Kartu Sehat Tetap Berlaku
kota Bekasi, 10/2 - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, tetap berkomitmen menjalankan layanan kesehatan Kartu Sehat Berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK) sebagai bentuk tanggung jawab negara untuk pemenuhan hak rakyatnya.
"Dengan diterbitkannya surat edaran dari Dinkes No:440/0373/Dinkes.Yankes-tertanggal 08 Feb 2019, saya menyampaikan kepada siapa pun bahwa pemanfaatan KS-NIK ini adalah jawaban atas kehadiran negara terhadap rakyatnya," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi..
Rahmat Effendi memastikan, tidak pernah ada sedikit pun niat membatalkan kebijakan program KS-NIK yang selama ini telah berjalan di wilayahnya.
Menurut dia, layanan KS-NIK bersama seluruh rumah sakit swasta di Kota Bekasi maupun luar daerah yang menjadi rekan kerja pemerintah telah berjalan baik.
"Saya Wali Kota Bekasi tidak pernah terpikir untuk mencabut atau mengurangi sistem layanan yang telah dilakukan secara baik oleh pemerintah daerah maupun rumah sakit swasta," ujarnya.
Rahmat mengatakan, sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945, penyelenggara negara mendapat tugas memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Mengacu pada cuplikan amanat UUD 1945 itu, Pemkot Bekasi hadir atas nama negara untuk rakyatnya, termasuk dalam hal pelayanan kesehatan," katanya.
Kehadiran pemerintah tersebut diwujudkan dalam bentuk program KS-NIK yang anggarannya bersumber dari pajak warga Kota Bekasi. Hasil keringat warga itu yang dikembalikan lagi ke warga berupa layanan kesehatan gratis berstandar kelas III di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Chasbullah Abdul Majid juga rumah sakit swasta rekanan.
Namun dalam perjalanan setahun bergulirnya program KS-NIK, hasil evaluasi memperlihatkan ada rumah sakit swasta yang tidak melayani pasien pemegang KS-NIK dengan baik. Terhadap rumah sakit tersebut, akhirnya dilakukan pemutusan kontrak.
"Semoga Pemkot Bekasi bisa terus memberikan pelayanan kesehatan dasar untuk warganya sebaik mungkin tanpa dirasakan sebagai bentuk basa-basi semata," katanya.

Mengetahui kebenaran informasi tersebut, warga akhirnya bisa tenang dan senang lantaran KS berbasis NIK masih bisa dimanfaatkan di beberapa Rumah Sakit Kota Bekasi.

  Komentar untuk KS berbasis Nik Kota Bekasi masih bisa dipergunakan

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!