KPK Dhuafa BERAKSI LAGI

41437 medium post 48583 44de318e 647a 4ad5 9847 f0dd20b9ca77 2018 12 02t08 56 00.672 08 00 41438 medium post 48583 8f2403f3 4c54 4c18 94f4 e216ab85db4d 2018 12 02t08 56 02.471 08 00
Komunitas Peduli Kaum Dhuafa yang disingkat KPK-Dhuafa merupakan sebuah kelompok kecil masyarakat yang lahir dari rasa empati terhadap anak-anak yatim dan kaum dhuafa yang berada di lingkungan sekitar mereka. Komunitas ini berdiri pada tanggal 1 Juni 2018 di dusun Puspalaya desa Arjangka kecamatan Pringgarata, atas inisiasi beberapa tokoh pemuda yang sangat peduli terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakatnya.

Saat ini, dimana-mana banyak kita temukan program-program sosial kemasyarakatan kerap muncul secara musiman, baik yang berasal dari perorangan maupun lembaga. Terlebih lagi saat sekarang ini, menjadi momentum penting bagi para calon anggota legislatif, baik yang baru mulai maupun pertahana (incumbent) untuk berjuang mendapat simpati masyarakat. Dan dalam hal ini, tidak sedikit yang merogoh kocek pribadi untuk memberikan sumbangan baik dalam bentuk barang maupun uang kepada masyarakat dengan tujuan untuk mendapatkan dukungan suara mereka di ajang pemilu pada April tahun 2019.

Dengan banyaknya program-program tersebut, meskipun sifatnya insidental, namun paling tidak dapat menambah titik-titik kepedulian kepada masyarakat khususnya masyarakat miskin. Berbeda dengan KPK Dhuafa yang dibentuk dengan visi "Membangun masyarakat berempati" yang kegiatannya secara bertahap akan terus ditingkatkan, mulai dari waktu pelaksanaannya yang mengambil momentum PHBI (Peringatan Hari Besar Islam), sampai pada penghimpunan dana yang siap salur setiap saat sesuai kebutuhan sasaran santunan. Dan bentuoknyapun akan disesuaikan dengan kebutuhan.

Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini merupakan momentum kedua dari KPK Dhuafa dalam kegiatannya. Dan saat ini masih dengan kegiatan yang sama, yaitu santunan langsung berupa uang tunai kepada anak yatim dan orang tua jompo serta anak terlantar yang berjumlah 65 orang dengan nilai santunan Rp.50.000 -Rp.100.000,- per orang.

Sampai hari pelaksanaan kegiatan santunan, dana yang sudah terkumpul dari para donatur berjumlah Rp. 5.030.000,- (lima juta tiga puluh ribu rupiah), yang berasal dari donatur tetap KPK Dhuafa dan donatur-donatur baru dari luar masyarakat Puspalaya serta dari masyarakat Puspalaya sendiri yang dipungut oleh koordinator blok yang sudah ditetapkan oleh pengurus KPK D sesuai dengan job description masing-masing.

Dari dalam masyarakat Puspalaya sendiri, para penyantun dibebaskan ber-infaq tidak hanya menggunakan uang tunai, tetapi bisa juga menggunakan bahan makanan pokok atau barang lain yang bisa dijual seperti beras, jagung, ubi, ayam, atau barang bekas yang bisa ditukarkan di pengumpul barang bekas (panci robek). Tujuannya agar masyarakat tidak merasa terbebani dan yang terpenting adalah menanamkan kepada mereka bahwa berinfaq dan bershodaqoh itu bukan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang kaya/mampu, tetapi orang miskinpun tetap bisa dengan kemampuan yang mereka miliki. Sehingga secara tidak langsung, diharapkan akan tumbuh rasa kesadaran dan empati kepada sesama dalam berbagi.

Selanjutnya untuk saat ini, sasarannya masih mencakup 3 (tiga) dusun, yaitu duaun Puspalaya Barat, Puspalaya Timur, dan Dasan Suman. Tetapi kedepan, manajemen KPK-D telah menargetkan untuk memperluas jangkauan sasaran kegiatannya. Dan diharapkan pula agar donatur-donatur baru bisa menjadi donatur tetap KPK-D yang dapat berkontribusi setiap saat tanpa harus menunggu moment-moment sebagaimana disebutkan di atas. Prinsipnya adalah small is beautiful (sedikit, sederhana, istiqomah namun berefek besar dan luar biasa).

Semoga usaha peduli ini bisa berbuah manis, baik di dunia maupun di akhirat kelak sesuai janji Alloh dan Rosul-Nya.
Sudah dilihat 92 kali

Komentar