Kota Bekasi akan Menggelar Bekasi Carnival Night Akhir Pekan

54917 medium img 20190321 wa0056 01
Pemerintah Kota Bekasi akan menggelar Bekasi Carnival Night di Jalan Boulevard Selatan Kawasan Summarecon Bekasi selama dua hari pada Sabtu (23/3/2019) siang hingga Minggu (24/3/2019) malam.

Acara yang pertama kalinya digelar di Kota Bekasi ini juga diklaim sebagai yang pertama di Jawa Barat.

Kepala Bidang Pemasaran pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi, Helfiana Sudirman mengatakan pemerintah daerah tidak mengalokasikan anggaran untuk acara ini.

Karena itu, acara tersebut bisa terselenggarakan menggunakan dana pertanggungjawaban sosial perusahaan atau CSR di wilayah setempat.

"Kegiatan diselenggarakan dari dana CSR dan dikelola oleh panitia EO (event organizer)," kata Helfiana pada Selasa (19/3/2019).

Helfiana mengatakan, dalam pagelaran itu panitia akan menampilkan model-model yang memeragakan busana tematik misalnya kerajaan, burung bersayap, dan sebagainya.

Dia meyakini, acara ini akan berlangsung meriah karena kegiatan ini merupakan yang pertama di Kota Bekasi, bahkan di Jawa Barat.

"Kalau di Indonesia sendiri yang pertama di Semarang, kemudian di Surabaya dan daerah lain," jelasnya.

Ketua Event Organizer dari Mahakarya Cipta, Elfia Suchaemi menyebutkan kegiatan ini akan mengambil area seluas 8x300 meter yang dimulai dari pintu keluar Pasar Sinpasa hingga bundaran landmark Summarecon Bekasi. Di lokasi tersebut akan digelar 'runway' beralas karpet merah yang menjadi tempat para model beraksi memperagakan kostum-kostum yang telah disiapkan para perancang.

Adapun yang menjadi modelnya ialah para finalis juga juara Abang Mpok Kota Bekasi 2018. "Kostum-kostum yang diperagakan ini temanya etnik, tapi ada juga yang dibuat khusus berbahan dasar sampah. Kami libatkan pengrajin dari Sanggar Sahabat Sampah," kata Elfia.

Selain busana-busana etnik dan hasil daur ulang sampah tersebut, Elfia mengatakan akan diperagakan juga kostum hasil kreasi para produsen batik Bekasi. Karya berupa kostum dengan juntai sepanjang 22 meter terdiri atas 22 motif batik Bekasi.

"Angka 22 memang sengaja diidentikkan dengan usia Kota Bekasi saat ini. Sebab acara ini juga masih rangkaian dari peringatan hari jadi yang ke-22 Kota Bekasi," ujarnya

Selain pagelaran busana, acara yang berlangsung selama dua hari itu juga dimeriahkan bazar fashion, aksesoris, juga kuliner. Berbagai atraksi budaya juga turut dipertunjukan. Lalu ada pula panggung musik, lomba senam maumere, dan hiburan lainnya.

"Kita juga mengadakan lomba fashion dengan kostum menarik. Saat ini sudah ada 100 pendaftar dari berbagai daerah yang ikut meramaikan acara ini," kata Lestya Dwi Ratnawati, dari Sanggar Sahabat Sampah.
Sudah dilihat 120 kali

Komentar