konferensi pers "Refleksi Akhir Tahun Implementasi Pembangunan Inklusif Di Kabupaten Gunungkidul

28 December 2018, 17:50 WIB
2 0 129
Gambar untuk konferensi pers "Refleksi Akhir Tahun Implementasi Pembangunan Inklusif Di Kabupaten Gunungkidul
Wonosari, 28 Desember 2018 Humanity & Inclusion mengadakan konferensi pers yang bertempat di Rumah Dinas Wakil Bupati Gunungkidul. Dalam konferensi pers ini HI menghadirkan tiga narasumber yaitu kepala Desa Plembutan, kelompok Rentan desa Plembutan " Mutiara Plembutan" Ibu Sumiyati dan ibu Ngatini, serta Ketua Pusat Pemberdayaan Disabilitas Mitra Sejahtera, Bapak Hardiyo. Refleksi akhir tahun ini di hadiri Bapak Immawan Wahyudi, Wakil Bupati Gunungkidul, Dinas Sosial, Kominfo, serta dari beberapa media. Bapak wakil bupati dalam sambutannya menyampaikan sejak tahun 2016 HI melakukan MOU dengan Gunungkidul untuk melakukan penguatan, pemberdayaan, serta membentuk komunitas kelompok rentan. Bupati juga memberi kesempatn, tepatnya berkolaborasi kepada teman NGO seperti Ire, idea, HI, handicap, ciqal dan nyaman atas capaian hasil teman-teman NGO. Kabupaten Gunungkidul telah membentuk perda dan perbup utk perlindungan serta pelibatan disabilitas dalam kebijakan pembangunan.
Ibu Kades Plembutan kec. Playen menyampaikan, "sebagai upaya merealisasikan perda dan perbup tentang inklusif, mensupport dan berproses bersama beberapa NGO untuk pelibatan kelompok rentan. saat ini desa Plembutan sudah menyiapkan fasilitas yang aksesibel untuk disabilitas. Dalam upaya kepala desa agar kelompok rentan mempunyai payung hukum yang bisa melindungi dan turut berpartisipasi dalam pembangunan desa, di buatlah perdes tentang Disabilitas. Kemudian mulai tahun 2018, ada jenis musyawarah yang tidak terdapat di desa lain yaitu musyawarah tematik, yaitu musyawarah yang menyelenggarakan adalah kelompok rentan untuk merumuskan usulan prioritas kebutuhn mereka. Dalam proses perencanaan, desa juga memasukkan perwakilan kelompok rentan dalam tim penyusun RKPDes. Tahun ini, desa plembutan di percaya menjadi host temu inklusi nasional.
Dalam kesempatan ini ketua PPD Mitra Sejahtera, Bapak hardiyo juga menyampaikan bahwa saat ini sejak di perkenalkan serta di dorong oleh HI dalam partisipasi pembangunan di desa, kelompok rentan di desanya sudah mulai aktif mengikuti perencanaan serta pelaksanaan program pembangunan di desa. Namun dalam hal monitoring dan evaluasi mereka belum bisa mengikutinya, harapannya nanti kelompok disabilitas tidak hanya mengikuti proses perencanaan dan pelaksanaan, namun juga dalam monitoring dan evaluasi.

  Komentar untuk konferensi pers "Refleksi Akhir Tahun Implementasi Pembangunan Inklusif Di Kabupaten Gunungkidul

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!