Kolaborasi Sebuah Proses dan Pendekatan Mencapai Tujuan Pembangunan

4 0 83
Gambar untuk Kolaborasi Sebuah Proses dan Pendekatan Mencapai Tujuan Pembangunan
Kehadiran program penguatan masyarakat sipil melalui program MADANI yang didukung oleh USAID di Kota Makassar merupakan sebuah peluang memperkuat tata kelola kolaboratif untuk mencapai tujuan strategis pembangunan daerah. Tata kelola pemerintahan kolaboratif dimaknai sebagai cara untuk mengelola hal-hal publik, di mana badan publik, dalam hal ini lembaga dan aparatur pemerintah, bekerja secara kolektif dengan pihak non-pemerintah dalam membuat kebijakan atau melaksanakan program melalui proses yang bersifat multilateral, formal dan diskursif. Hal ini dikemukakan oleh Field Coordinator MADANI Kota Makassar dalam sebuah workshop online dengan tema ‘’ Diseminasi Persiapan Pelaksanaan Program USAID MADANI dan Diskusi Tata Kelola Pemerintahan Kolaboratif di Kota Makasar, yang berlangsung hari ini, Rabu 19 Agustus 2020.
Kepala Bapeda Kota makassar, dr. Hj. Andi Iriani Khadijah, dalam pemaparannya mengatakan bahwa, sejauh ini pemerintah Kota Makasar telah melakukan praktik kolaborasi dengan pihak swasta dan masyarakat yang direpresentasikan dengan organisasi masyarakat sipil. Kolaborasi itu dalam rangka merespon permasalahan pembangunan. ‘’ Pemerintah kota tidak bisa sendirian, pasti membutuhkan kerjsama pihak lain,’’ ujar Kepala Bappeda Makassar. Peluang kolaborasi ke depan masih terbuka lebar dalam merespon berbagai persoalan-persoalam pembangunan. Karena itu, kehadiran MADANI untuk makin memperkuat kolaborasi terutama terkait dengan isu keberagaman social saya kira terbuka lebar.
Selain Kepala Bappeda, Edy Ariayadi justru mencoba melihat bagaimana Situasi masyarakat sipil di daerah saat ini dan bagaimana OMS sebagai jejaring dapat berperan lebih signifikan dalam membantu mencapai tujuan strategis pembangunan daerah. Edy, sappaannya lebih mengulas pengalaman ketika mendorong aplikasi E-Perspektif sebagai sebuah inovasi pemerintah kota yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan berbagai permasalahan pembangunan di Kota Makassar. E perspektif ini adlah sebuah aplikasi Perencanaan dalam Membangun Ruang Social Kampong Partisipatif. Melalui aplikasi ini masyarakat baik secara individu maupun berkelompok dapat menuliskan berbagai permasalahan pembangunan di Kota Makassar.

Sementara itu, Prof Darmawan Salman, narasumber dari akademisi yang lebih banyak mengemukakan kerangka kolaborasi dalam pembangunan daerah. Bahwa, kolabrasi merupakan suatu kondisi atau keadaan pada sebuah tatanan dimana dua pihak atau lebih berkontribusi bersama secara sinergis dalam pencapaian tujuan Bersama. Lebih lanjut, akademisi Unhas ini mengatakan bahwa, kolaborasi Proses perubahan dari satu tahap ke tahap berikutnya menuju pencapaian tujuan bersama pada sebuah tatanan, yang di dalamnya berkontribusi dua pihak atau lebih. Kolaborasi juga adalah Metode atau cara untuk mendorong kontribusi bersama dua pihak atau lebih dari satu tahap ke tahap berikutnya dalam pencapaian tujuan bersama sebuah tatanan. Karena itu, secara kerangka teori ada tigal hal yang perlu dipahami dalam mendorong dan memperkuat kolaborasiyakni ada sumber daya, ada organisasi dan ada norma. Ketiga unsur ini harus seimbang sehingga tidak ada overload misalnya semua mengarah pada sumber daya, atau semua bermain pada area organisasi dan atau norma.
Workshop yang dipandu oleh DR. Ahmad Amri Akbar, berlangsung setengah hari dan dihadiri peserta dari 40 peserta yang berasal berbagai unsur antara lain, swasta, CSO dan pemerintah dan organisasi pemuda. Diskusi kolaboratif berlangsung dengan sangat alot karena peserta langsung merefleksikan dengan situasi social yang ada di Kota Makassar saat ini yang mana masih membutuhkan kerja - kerja kolaboratif yang efektif ke depan.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Pray For Indonesia Januari 2021

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Klaten Utara, Klaten  |  17 Jan 2021
  2. Pray For Indonesia From Tangerang

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cisauk, Tangerang Kabupaten  |  19 Jan 2021
  3. Terpilihnya Dhiyaur Ridho, Begini Harapan dan pendapat teman-teman IKAMALA Sidoarjo

    Zuria Qurrotul Aini  di  Brondong, Lamongan  |  21 Jan 2021

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    Pembukaan Beasiswa Banyuwangi Cerdas 2021

    Wisnu Artedjo  di  Banyuwangi  |  21 Jan 2021
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar

    Terpilihnya Dhiyaur Ridho, Begini Harapan dan pendapat teman-teman IKAMALA Sidoarjo

    Zuria Qurrotul Aini  di  Brondong, Lamongan  |  21 Jan 2021
  4. 1
    Komentar

    Pengungsi Banjir Kota Pekalongan Telah Kembali Ke Rumah Masing-Masing

    Siswoyo R  di  Pekalongan Kota  |  21 Jan 2021