Kolaborasi Kuliner di Era Pandemi

4 August 2020, 23:51 WIB
1 19 188
Gambar untuk Kolaborasi Kuliner di Era Pandemi
Bisnis kuliner di era Pandemi COVID 19 banyak mengalami penurunan omset yang cukup tajam. Khususnya di Wonosobo kuliner identik dengan wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata disini. Peluang kuliner terbuka lebar dengan banyaknya destinasi wisata dikota dingin ini. Pandemi Covid 19 mengantarkan lesunya sektor wisata di Kabupaten Wonosobo. Produk yang biasanya laris manis dibeli oleh para wisatawan menjadi produk biasa untuk dijual kekalangan sekitar saja. Usaha kuliner selama ini juga dimeriahkan dng banyaknya acara seperti sosialisasi,event-event pemerintah maupun swasta dan beberapa kegiatan lain dalam bentuk tatap muka. Kegiatan kegiatan ini semua berhenti total selama masa Pandemi COVID 19.
Kondisi ini tidak menyurutkan kegigihan kelompok perempuan yang tergabung dalam JARPUK (Jaringan Perempuan Usaha Kecil dan Menengah) Wonosobo untuk memutar otak dan mempertahankan usaha kuliner milik anggotanya. Mereka semakin yakin dengan aktivitas yang dijalankan selama ini melalui kolaborasi pemasaran setiap produk yang mereka hasilkan. Antar anggota membeli kebutuhan produk ke anggota lainya. Situasi ini mengantarkan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam sektor usaha kuliner di Kabupaten Wonosobo. Pemerintah diharapkan mampu memberikan ruang bagi usaha kecil dan menengah supaya mereka tetap bertahan. Menurut Nuke Maya ketua JARPUK Wonosobo di sela sela kunjunganya ke PT Protecda.
Potensi yang dimiliki oleh anak anak tuna rungu selama ini tidak kita gali lebih mendalam. Mereka bisa menghasilkan produk kuliner yang rasanya sangat nikmat. Anak anak Tuna Rungu yang tergabung dalam PT Protecda di era pandemi Covid 19 semakin kreatif dng mengkreasikan jus buah naga dan sledri,ayam sempol rempah rempah,puding sledri, dan mengolah bahan baku lokal menjadi citarasa modern. Mereka juga mengkreasikan kemar menjadi sabun mandi. Sehingga kolaborasi dengan pihak lain mutlak harus dilaksanakan. Kami sangat mendukung kolaborasi semua pihak seperti Jarpuk maupun KITA Institute. Berdasarkan informasi dari Suster Fransiska PMY selaku direktur PT Protecda.
Anis setyaningsih sekretaris KITA Institute menyampaikan sangat antusias mendengarkan masukan dari PT Protecda dan JARPUK. KITA Institute sendiri sudah memproduksi eskrim buah dan sayuran serta menu ayam chuis(menu khas warga kumejing Wadaslintang). Era Pandemi mengantarkan usaha ini berhenti untuk sementara waktu karena pasar selama ini tergantung pada unit usaha sekolah dan even event tertentu. Kolaborasi antar lembaga yang bergerak didunia kuliner menjadi sangat penting untuk saling mendukung satu dan lainya. Masing masing memegang peranan penting untuk saling berbagi pengetahuan dan pasar untuk usaha yang sedang dijalankan. KITA Institute sangat mendukung upaya JARPUK maupun PT Protecda dalam membangun kolaborasi bersama dibidang kuliner.

#KitaInstituteWonosobo

  19 Komentar untuk Kolaborasi Kuliner di Era Pandemi

Tulis komentarmu...

Istiq

Tamu
Melihat kondisi perekonomian masyarakat di wonosobo pada masa pandemi ini semakin lemah, khususnya para petani sayuran. Mereka harus mengeluarkan biaya yg cukup besar untuk membeli pupuk dan biaya perawatan, sedangkan saat musim panen hasil ladang mereka terjual dengan harga yg relatif murah.

Rupiyati

Tamu
Sangat bagus dan mnginspirasi bagi saya yang tinggal di pedesaan ,ttp semngat dan trus berkarya

Aisah

Tamu
Selalu kreatif&inovatif dlm mencipatakan berbagai hal..semoga bisa menginspirasi..semangat💪💪

Elsih

Tamu
Terus semangat mengembangkan potensi yang ada. 👍

Martini sri andayani

Tamu
saling suport & bersinegri sesama pelaku usaha agar ttp bs memasarkan hasil usaha pribadi maupun kelompok

Nuke Maya K

Tamu
Dg berjejaring kita bs bergandengan tangan utk memajukan umkm dan meningkatkan pemberdayaan ekonomi terutamanya kaum perempuan

Narumi Akana

Terima kasih untuk semua dukunganya yang tidak bisa dituliskan satu persatu. Doa yang terbaik untuk kalian semua

Nurma Khusna

Tamu
sangat bagus dan kreatif, tetap semangat terus berkarya

Faalih HIban I

Tamu
Sangat menginspirasi.. mudah2an dengan berkolaborasi bisa saling mendukung dan membantu antara pengusaha kecil agar bisa tetep eksis dalam berusaha dan berkarya ... Semangaaaat

Ika itrawati syah

Tamu
Good job, smg usaha ini lancar dan sllu bermanfaat pastinya untuk semuanya. Berkah dan pihak2 trkait sllu diberikan kesehatan dalam mlakukan kgiatan2 terpuji mereka..

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa DKI Jakarta Tahun 2020

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Penjaringan, Jakarta Utara  |  14 Sep 2020
  2. Warung Digital Wirogunan "www.klarisan.com" tempat jualan online Warga Wirogunan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  14 Sep 2020
  3. Mimpi Kampung Dukuh Mengawali Masterplan di Kelurahan Gedongkiwo

    Abdul Razaq  di  Mantrijeron, Yogyakarta  |  14 Sep 2020
  4. Mapping Potensi Kampung Nyutran mengawali Masterplan Kelurahan Wirogunan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  14 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 14
    Komentar

    Di Serbu Dokter-Dokter

    Indra Suryanto  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  13 Sep 2020
  2. 5
    Komentar

    Mimpi Kampung Dukuh Mengawali Masterplan di Kelurahan Gedongkiwo

    Abdul Razaq  di  Mantrijeron, Yogyakarta  |  14 Sep 2020
  3. 2
    Komentar

    Selesaikan Segmen Batas Desa Bermasalah, TPPBD Lutra Matangkan Agenda Ground Check

    Perkumpulan Wallacea  di  Wara, Palopo  |  12 Sep 2020
  4. 1
    Komentar

    FORMMAD WARNA BARU KEGIATAN OMS DI BOYOLALI

    Fafa Siregar  di  Wonosegoro, Boyolali  |  15 Sep 2020