Kisah monyet bukan siluman di Medansatria Bekasi

34507 medium images %2830%29
Seekor monyet jadi momok warga Medansatria Bekasi sedari jumat pekan lalu. Keberadaan monyet tersebut sempat jadi isu Monyet Jadi-Jadian, atau dalam pengertian umum warga sekitar yakni manusia yang menyembah berhala/Siluman, bukan hanya keberadaannya yang dadakan, itupun lantaran sulitnya menangkap hewan yang kerap dieksplolitasi keberadaanya oleh banyak pihak untuk meraup keuntungan (topeng monyet). Namun tidak semua orang berpendapat serupa, ada pula warga yang mengatakan jika monyet itu milik warga yang tinggal di wilayah tersebut namun tidak mengakuinya. Setidaknya ada 20 warga yang terluka lantaran ingin menangkap dan mengamankan si monyet tersebut.
Rabu (3/10) monyet tersebut berhasil diamankan oleh Darno salah satu anggota dari Jakarta Animal Network lewat obat bius yang ditembakannya.
"Monyet sudah kami tangkap dengan menembakkan obat bius," ujar Darno salah satu anggota dari Jakarta Animal Network, Rabu (3/10)
Diketahui jika selama berkeliaran monyet tersebut memanfaatkan pohon bahkan terkadang loteng rumah warga untuk dijadikan tempat tinggalnya.
Heru warga setempat menuturkan jika sebelumnya warga sudah melaporkan keberadaan monyet yang meresahkan warga tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi. Namun, berbagai upaya selalu gagal. Dan malah si monyet melukai orang-orang yang hendak menangkapnya.
"Ada yang kena gigit, kemudian dicakar," ujar dia.
Iya juga menambahkan jika monyet tersebut bukan monyet jadi-jadian melainkan monyet peliharaan warga sekitar namun tidak mau mengakuinya.
"Cuma tidak ada yang mengakui, sehingga banyak warga berspekulasi. Ada yang menyebut monyet jadi-jadian," ujar dia.
Setelah penangkapan itu, banyak warga yakin jika monyet tersebut bukanlah monyet siluman, bahkan malah meyakini kepemilikianya adalah warga di lingkungan sekitar. Selanjutnya monyet tersebut dikirim ke BKSDA oleh Daryono "Kami akan serahkan monyet ini ke BKSDA (Badan Konservasi Sumberdaya Alam)," ujar dia.
Sudah dilihat 72 kali

Komentar