KHASIAT BENALU TEH

31278 medium post 40103 941ebfa4 bc06 4fb5 9c4c 588b2d008a17 2018 08 26t21 40 32.019 07 00 31279 medium post 40103 58975909 67b2 47af 8b35 718ba0db1abd 2018 08 26t21 40 33.480 07 00 31280 medium post 40103 8fe41928 4dd2 45b5 b284 c0c065a06686 2018 08 26t21 40 34.272 07 00
KHASIAT BENALU TEH :

Khasiat benalu teh diyakini berasal dari khasiat senyawa pohon teh yang diisap oleh benalu. Misalnya, benalu teh yang berkhasiat anti kanker, khasiat tersebut diduga berasal dari senyawa flavon yang terdapat pada tanaman teh. Itulah kenapa benalu yang tumbuh menginangi tanaman lain seperti pohon randu, pohon waru, dan lain sebagainya dianggap kurang berguna.
Benalu Teh untuk mengobarti Tumor

Benalu teh terbukti secara in vitro dapat menghambat tumor crown gall dan penelitian deteksi aktivitas asparaginase dalam benalu teh dapat menghidrolisa asparagin. Asparaginase adalah enzim katalisator yang berperan menghidrolisa asparagin menjadi asam aspartat dan amonia. Dengan demikian sel kanker kekurangan asparagin yang berakibat kematian sel.
Benalu teh mengandung senyawa flavonoid

Menurut Richter dalam Phytochemistry No. 31 (1992), benalu Loranthaceae dan Viscaceae mengandung banyak flavonoid, seperti chalcones, flavanones, c-glycoflavonols dan flavan-3-ols. Flavonoid sendiri berfungsi sebagai pelindung si benalu dari kerusakan yang disebabkan oleh pengaruh sinar ultraviolet dan bertanggung jawab pada warna bunga, buah, dan daun.
Dalam ilmu farmasi, flavaoid dikenal sebagai senyawa antiradang, antioksidan, pereda sakit (analgesik), antivirus, anti-HIV, mencegah keracunan hati, antikelebihan lemak, merangsang kekebalan tubuh, sebagai vasodilator (memperlancar aliran darah), mencegah penggumpalan darah, antialergi, dan antikanker.

Keberadaan flavanoid itu didukung oleh zat-zat lain yang juga terdapat pada benalu, seperti proline, hydroproline, myo-inositol, dan chiroinosotils.

Sementara benalu famili Loranthaceae diyakini banyak mengandung tanin. Senyawa ini terdapat pada tanaman benalu, berkat hasil kerja sama asam gallic dengan catechin, yang menyebabkan padatnya kadar tanin pada daun dan tangkai batang. Dalam ilmu farmasi, tanin kerap digunakan sebagai obat diare, penawar racun, antivirus, antikanker, dan anti-HIV.
@sumber ptpIX
Sudah dilihat 43 kali

Komentar