Kelelahan, jumlah petugas KPPS meninggal di Bekasi bertambah

59597 medium post 65431 8119a48e 3d24 425b bab9 79718e5d3782 2019 04 25t08 03 43.663 07 00
1 lagi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Bekasi meninggal dunia lantaran kelelahan, jumlah ini menambah angka dari awalnya 3 KPPS menjadi 4.
Korban atas nama Sony Sumarsono (74 tahun), dilaporkan meninggal dunia Selasa kemarin setelah bertugas di TPS 126 Jatirahayu, Bekasi. Sedang 3 korban meninggal sebelumnya bernama Sudirdjo (66 tahun), anggota KPPS di TPS 16 Kelurahan Arenjaya, Bekasi Timur. Ahmad Salahudin (43 tahun), petugas di TPS 81 Kranji, Bekasi Barat dan Fransiskus Asis Ismantara (53 tahun), Ketua KPPS 31, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu.
Sebelum meninggal, Son alami gejala badan lemas dan nafsu makan berkurang.
"Awalnya, bapak saya sering mengikuti rapat-rapat dari sore sampai malam hari,"
kata anak korban, Prana, yang tinggal di komplek TVRI-Poris Blok D Jatirahayu, Kota Bekasi, Rabu 24 April 2019.
Iya melanjutkan sebelum hari pencoblosan, ayahnya sudah tidak hadir pada rapat kepanitiaan, lantaran daya tahan tubuhnya terlihat terus menurun. Bahkan, pada hari pencoblosan, orangtuanya itu harus dibantu keluarga untuk datang ke TPS.
keluarganya sempat bawa Sony ke Rumah Sakit Jatirahayu. Dari pemeriksaan Sony dinyatakan tak mengidap penyakit apa-apa. keluarga memutuskan membawa pulang lagi Sony. Namun, pada Senin lalu, kondisi Sony memburuk lagi hingga akhirnya dilarikan ke RS UKI Jakarta Timur.
Hasil diagnosis, tekanan darah Sony normal. Selasa bari diketahui diagnosis dokter menyatakan Sony terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA). Sony meninggal dunia Selasa malam, kemudian dimakamkan di TPU Pasar Kecapi, Jatirahayu
Sumber:
viva.co.id (Petugas Pemilu di Bekasi Meninggal Dunia, Bertambah Jadi Empat Orang)
Sudah dilihat 37 kali

Komentar