Kekeringan di Kulonprogo Meluas, Masyarakat Diminta Hemat Air dan Waspada Kebakaran.

11 September 2019, 18:16 WIB
1 0 183
Jogjainside.com, Kulonprogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta mengungkapkan kemarau yang terjadi di Kulonprogo mengakibatkan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah.

Adapun wilayah yang mulai dilanda kekeringan meliputi 97 dusun, di 24 desa di Kecamatan.

Samigaluh, Kalibawang, Girimulyo, Kokap, Pengasih dan Panjatan. Wilayah tersebut diungkapkan BPBD berada di wilayah dataran tinggi dan jauh dari sumber mata air.

Kepala BPBD Kulonprogo, Ariyadi menambahkan sedikitnya 7.771 jiwa terdampak kekeringan dan krisis air bersih.

“Kekeringan masih mungkin meluas, mengingat saat ini masih berlangsung musim kemarau, tuturnya ".

Ariyadi sendiri memperkirakan kemarau masih akan terus berlangsung sampai bulan Agustus ataupun Oktober.

“Untuk status sendiri masih siap siaga. Karenanya belum ada patokan anggaran yang disipakan Pemkab,” imbuhnya.

Ariadi mengatakan untuk mengantisipasi krisis air, Bupati Kulonprogo sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran imbauan agar warga menghemat penggunaan air. Selain itu, masyarakat juga diminta waspada potensi kebakaran yang bisa saja terjadi selama musim kemarau.

Ariadi mengatakan anggaran kedaruratan yang disiapkan salah satunya untuk kekeringan di Kulonprogo masih tersisa sebanyak Rp1,6 miliar. Anggaran ini bahkan bisa bertambah menjadi Rp3,6 miliar.

Namun anggaran baru akan dikeluarkan setelah ada surat keputusan Bupati yang menyatakan status kekeringan menjadi tanggap darurat.

Ariadi mengungkapkan meski Pemkab belum menyalurkan bantuan air bersih bukan berarti wilayah kekeringan belum mendapat bantuan sama sekali.

“Dusun-dusun yang mulai kekurangan air bersih di tiga kecamatan yaitu Kokap, Girimulyo dan Samigaluh, sejak beberapa bulan terakhir memperoleh bantuan dari pihak swasta,” ujarnya. (Sug)

Sumber berita : Jogjainside.

  Komentar untuk Kekeringan di Kulonprogo Meluas, Masyarakat Diminta Hemat Air dan Waspada Kebakaran.

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa DKI Jakarta Tahun 2020

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Penjaringan, Jakarta Utara  |  14 Sep 2020
  2. Warung Digital Wirogunan "www.klarisan.com" tempat jualan online Warga Wirogunan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  14 Sep 2020
  3. Mimpi Kampung Dukuh Mengawali Masterplan di Kelurahan Gedongkiwo

    Abdul Razaq  di  Mantrijeron, Yogyakarta  |  14 Sep 2020
  4. Mapping Potensi Kampung Nyutran mengawali Masterplan Kelurahan Wirogunan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  14 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 14
    Komentar

    Di Serbu Dokter-Dokter

    Indra Suryanto  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  13 Sep 2020
  2. 5
    Komentar

    Mimpi Kampung Dukuh Mengawali Masterplan di Kelurahan Gedongkiwo

    Abdul Razaq  di  Mantrijeron, Yogyakarta  |  14 Sep 2020
  3. 2
    Komentar

    Selesaikan Segmen Batas Desa Bermasalah, TPPBD Lutra Matangkan Agenda Ground Check

    Perkumpulan Wallacea  di  Wara, Palopo  |  12 Sep 2020
  4. 1
    Komentar

    Berkolaborasi Menggapai Mimpi Kampung Karangwaru Kidul, Tegalrejo

    Abdul Razaq  di  Tegalrejo, Yogyakarta  |  18 Sep 2020