Kegiatan Police Goes To School di SMKN 2 Subang

34410 medium img 20181003 010312
SEBANYAK 749 siswa kelas X SMKN 2 Subang diajak untuk menggunakan sepeda saat berangkat ke sekolah, termasuk kegiatan sehari-hari. Pasalnya, hal itu memiliki resiko kecil dan bermanfaat besar bagi kesehatan tubuh.
“Kalau adik-adik menggunakan sepeda motor, selain masih belum memenuhi persyaratan sebagai pengguna juga memiliki resiko besar dan sudah ada beberapa kejadian sehingga harus menjadi cermin bagi semuanya,“ kata Kasatlantas Polres Subang, AKP Rendy Setia Permana melalui Kanit Dikyasa, Iptu Ikin Sodikin pada kegiatan Police Goes To School di SMKN 2 Jalan Kapten Piere Tendean Km 5, Dangdeur, Subang, Selasa (2/10/2018).

Dijelaskan, sebagai pelajar di era globalisasi memang dituntut waktu yang tepat namun semuanya kembali ke diri dan orangtua masing-masing. Apabila kita, lanjut Ikin, ingin segera sampai ke tempat tujuan tinggal mengatur waktu atau diantar oleh yang sudah melengkapi dirinya kalau berkendaraan sepeda motor berupa SIM, STNK dan helm standar termasuk kelengkapan kendaraannya.

“Jadi kalau kami terus melakukan sosialisasi kampanye Transportasi Sehat Merakyat (TSM), Back To Bike, Bike To School, Bike To Work adanya kesadaran terhadap peraturan, bukan karena takut ditilang petugas juga menekan fatalitas angka kecelakaan. Termasuk menghindari segala bentuk tindakan yang memicu pertengkaran atau perbuatan yang tidak menyenangkan,“ ungkapnya.

Selain diberikan berbagai pengetahuan pentingnya menggunakan helm dan faktor-faktor penyebab kecelakaan lalu-lintas, juga berbagai rambu-rambu lalu lintas sehigga bila kelak sudah ada keinginan melengkapi diri atau membuat SIM dan dilakukan tes akan memahaminya.

“Tetapi tetap berkendara harus memiliki etika dan kewaspadaan ekstra,“ pungkas Ikin didampingi Ba.Unit Dikyasa, Aiptu Heni Purwoko.

Kepala SMKN 2 Subang, Iim Gunawan didampingi Wakasek Ketarunaan, Lili Ramdani sangat menyambut baik dengan adanya sosialisasi dan kampanye keselamatan berlalu-lintas, terutama penggunaan sepeda.
“Kita memang sangat ketat dalam penggunaan sepeda motor ini, terutama bagi siswa baru tidak diperkenankan termasuk yang kelas XI dan XII harus melengkapi persyaratannya sebagai pengendara,“ kata Iim.

Apalagi program latihan dasar ketarunaan yang berlangsung selama 3 bulan yang wajib diikuti oleh siswa baru guna membentuk karakter siswa-siswi di masa depan.“Sesuai missi sekolah yaitu membangun sumber daya manusia yang berkarakter, setiap siswa baru akan dilatih dalam program dasar ketarunaan.

Pendidikan ketarunaan ini ternyata juga disukai dunia usaha. Sebab, anak-anak jadi terbangun kedisplinan dan tanggung jawabnya,“ katanya.
Sudah dilihat 16 kali

Komentar