Kalimalang Steril Dari Truk Besar Mulai Minggu Depan

41063 medium truk besar dialihkan 28 11 18 18.15 .07
Sejak Senin (26/11) lalu, Pemkot Bekasi resmi menyosialisasikan larangan truk besar untuk melintas di kawasan Kalimalang, tepatnya di sepanjang Jalan KH Noer Ali, Kota Bekasi. Hingga hari ini, jumlah truk yang ‘dihalau’ petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi terus berkurang, dibanding hari pertama sosialisasi.

“Truk dengan bobot delapan ton lebih dilarang melintas, karenan Jalan KH Noer Ali Kalimalang rusak parah. Untuk sosialisasinya kita lakukan selama sepekan, bagi truk bertonase delapan ton ke atas tidak boleh melintas,” jelas Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi Johan Budi Gunawan, Rabu (28/11).

Lebih jauh ia menerangkan, mulai Senin (3/12), pihaknya akan melakukan penindakan berupa pengenaan tilang bagi truk berbobot lebih dari delapan ton yang masih melintas di kawasan Kalimalang. Untuk itu, pihaknya akan menggencarkan lagi sosialisasi hingga akhir pekan ini, dengan harapan para pengemudi truk bertonase delapan ton lebih sudah mengetahui peraturan ini.

Ia menambahkan, selama ini banyak truk besar dengan bobot lebih dari delapan ton melintas di Jalan KH Noer Ali Kalimalang, untuk menghindari kemacetan di ruas Tol Jakarta – Cikampek, tepatnya di kawasan Cikunir. “Para sopir mencari jalan altenatif untuk menghindari kemacetan di Tol Jakarta – Cikampek. Dampaknya, jalan amblas dan sering terjadi kemacetan panjang di Jalah KH Noer Ali ini,” pungkasnya.
Sudah dilihat 49 kali

Komentar