JELANG LEBARAN WARGA POTONG HEWAN TERNAK

63012 medium post 68127 5e758994 8b49 48b4 be7a 0ded62545149 2019 06 04t06 16 17.790 08 00 63016 medium post 68127 5fe8b385 39eb 4384 98ec 226c075dad2d 2019 06 04t06 17 23.612 08 00 63013 medium post 68127 cfc127c7 deb3 43a5 98b4 a0562331b16e 2019 06 04t06 17 15.689 08 00 63015 medium post 68127 5d6f1d7c b594 40d2 a975 8ef40812504f 2019 06 04t06 17 21.551 08 00
Lombok Tengah (04/06) - Hampir dipastikan bahwa disemua tempat, umat muslim menyambut Hari Raya Iedul Fithri dengan penuh suka cita. Mereka merayakan hari kemenangan setelah sebulan lamanya menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Ada yang menyambut datangnya lebaran dengan banyak membuat kue lebaran atau hanya sekedar berbagi THR dengan sanak kerabat dan tetangga terdekat. Namun ada pula yang melakukan penyembelihan hewan ternak agar dapat dinikmati bersama pada acara syukuran (rowahan) nanti.

Seperti yang ada di masyarakat Bawak Teratak desa Pengenjek sebanyak 2 ekor sapi akan disembelih sebagai hidangan di acara rowah nanti. Sapi yang akan disembelih itu berasal dari urunan warga yang tergabung dalam kelompok. Setiap warga dikenakan 500 - 700 ribu tergantung dari jumlah warga dalam kelompok itu. Semakin banyak anggota akan semakin sedikit dana yang dikeluarkan dan begitu juga sebaliknya, semakin sedikit anggota pada kelompok itu maka iuran yang akan dikeluarkan akan semakin banyak. Warga yang tidak masuk dalam kelompok tetap akan diundang pada acara rowah nanti yang biasanya dilaksanakan menjelang azan Maghrib.

Setelah disembelih, sapi kemudian dipotong-potong dan ditakar berdasarkan jumlah anggota. Biasanya kelompok akan membuat takaran lebih banyak dari anggota agar keuntungan lebih besar. Tekhnis ini untuk menyiasati perubahan atau lonjakan harga pembelian sapi di bulan Maulid ataupun di Ramadhan tahun depan karena biasanya potong hewan ternak mereka laksanakan dua kali dalam setahun. (aa)
Sudah dilihat 78 kali

Komentar