JATAM Sulteng : Pertemuan Warga, Wacanakan Penanaman Mangrove.

44341 medium dsc 0036
Siang tadi, Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Sulteng melakukan pertemuan dengan warga di kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala.

Dalam pertemuan tersebut salah satu agenda yang di bahas adalah penanaman pohon bakau di sepanjang pesisir pantai labuan.

Moh Taufik, selaku Koordinator Pelaksana Harian JATAM Sulteng, menerangkan bahwa beberapa titik terparah akibat bencana sunami di pesisir teluk palu bisa jadi di sebapkan karena tidak adanya hutan bakau sebagai pemecah ombak dan pencegah abrasi pantai.

"Beberapa tahun yang lalu warga kecamatan labuan sempat memiliki masalah dengan perusahaan galian C yang beroperasi di kecamatan labuan, dan bersama-sama warga kami mengadvokasi itu. Dari beberapa kali pertemuan, lahirlah ide untuk pemanfaatan pesisir pantai, selain sebagai bentuk perlawanan mode lain terhadap perusahaan tambang galian, pemanfaatan pesisir pantai ini juga memiliki nilai ekonomis bagi warga, misalnya hutan mangrove yang bisa di jadiakan kawasan objek wisata, juga budidaya rumput laut yang juga dapat menambah pendapatan desa untuk mengganti pendapatan desa dari sektor tambang. Itulah mengapa kami menginisiasi pertemuan ini", Tambah Taufik di sela diskusi dengan warga.

Perencanaan penanaman mangrove dan budi daya rumput laut ini rencananya akan di mulai pada januari minggu ke 3 awal tahun 2019, di mulai dengan pelatihan dan pembentukan kelompok tanam.
Sudah dilihat 167 kali

Komentar