Jangan Terlalu Banyak Maka Makanan Asin Saat Sahur, Ini Dampaknya

26659 medium post 35848 af13d2e3 542f 45f4 86bc a1b48f6a0d38 2018 06 12t23 24 51.534 07 00






Sebagian dari Anda mungkin pernah merasa haus bahkan saat puasa Anda belum mencapai setengah hari. Hal itu terjadi karena Anda kurang minum saat sahur, namun bisa juga rasa haus yang datang itu diakibatkan oleh makanan yang Anda makan ketika sahur.

Jika Anda mengonsumsi terlalu banyak makanan asin saat sahur, maka bisa jadi hal ini akan terjadi pada Anda. Sebab makanan bergaram ternyata merupakan makanan yang dapat membuat Anda menjadi mudah haus.

Mengapa makan makanan asin saat sahur dapat membuat kita cepat haus selama puasa? Jika Anda terbiasa untuk makan makanan yang mengandung garam yang tinggi, maka sebenarnya Anda berisiko untuk mengalami dehidrasi yang lebih cepat. Garam sebagian besar terdiri dari zat gizi yang disebut dengan natrium. Di dalam tubuh, zat natrium memang memiliki peran utama yaitu sebagai pengatur cairan tubuh, sehingga jika kadarnya tak normal akan mengganggu jumlah cairan.

Jadi begini, saat Anda makan makanan yang mengandung banyak garam, maka tubuh akan menyerap natrium hingga pada akhirnya masuk ke dalam aliran darah. Jika jumlahnya terlalu banyak di dalam darah, maka makan natrium tersebut akan menarik cairan yang ada di dalam sel-sel tubuh.

Hal ini dapat menyebabkan sel tubuh mengalami kekurangan cairan dan akhirnya beberapa fungsi tubuh pun menjadi berubah. Lalu untuk mengatasi kondisi tersebut, tubuh akan langsung mengirimkan sinyal ke otak bahwa tubuh kekurangan cairan. Dan otak pun memberi tanggapan terhadap sinyal yang diberikan dengan cara memunculkan rasa haus. Oleh karena itu, makanan asin dan gurih termasuk makanan yang sebaiknya dikurangi konsumsinya saat santap sahur.

Tak hanya itu saja, makanan asin pun dapat membuat perut Anda keroncongan. Garam bukan hanya menjadi makanan yang bikin haus saja, tetapi bisa buat perut Anda lebih cepat dan sering berbunyi akibat kelaparan. Bahkan ada beberapa penelitian yang telah membuktikan hal tersebut.

Penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Vanderbilt University yang menyatakan bahwa, orang yang mengonsumsi makanan asin dan gurih secara berlebihan cenderung akan sering dan cepat merasa lapar ketimbang yang tidak mengonsumsi makanan bergaram.

Lalu seberapa banyak jumlah garam yang boleh dikonsumsi dalam satu hari? Bagi Anda yang tidak memiliki riwayat hipertensi, penyakit jantung, atau berbagai penyakit kronis lainnya, sebaiknya mengonsumsi garam paling banyak sebesar 6 gram atau satu sendok teh per hari. Anjuran dari World Health Organization adalah membatasi asupan natrium maksimal sebanyak 2300 mg per hari dan diperkirakan jumlah natrium tersebut ada di dalam satu sendok teh garam.

Apabila Anda mengalami hipertensi atau penyakit kronis seperti penyakit ginjal, penyakit jantung, dan diabetes mellitus maka batas asupan natriumnya tidak sebanyak orang yang sehat. Hal ini tergantung dengan kondisi fisik masing-masing.

Lalu bagaimana ketika berpuasa? Apakah batasan garam atau natrium masih sama? Ya, batasan asupan garam tidak berbeda dengan hari-hari biasanya. Justru, sebaiknya Anda semakin membatasi pemakaian garam karena makanan asin adalah makanan yang bikin haus muncul dalam waktu yang cepat.

jabarnews.com

Komentar