Jangan Sepelekan Gigitan Kutu Ini!

warga di sekitar Anda di Bekasi Selatan, Bekasi Kota
42743 medium post 49807 d532707c 993a 4f0f 8d55 b6a58561b396 2018 12 14t12 05 15.298 07 00
Assalamualaikum Atmaguys, Happy Friday! Jangan lupa Jumatan dulu biar tambah ganteng haha. Anyway, beberapa hari ini saya baru saja membaca beberapa kasus penyakit yang disebabkan oleh gigitan serangga, misalnya kutu. Penyakit ini dapat menyebabkan gangguan syaraf, bell palsy atau kelumpuhan otot wajah, juga meningitis atau radang selaput otak. Nama penyakit ini adalah LYME


Penyakit Lyme adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri genus Borrelia sp yang ditularkan lewat gigitan kutu. Kondisi ini dapat menjangkiti dan mengganggu berbagai sistem organ tubuh. Bakteri jenis Borrelia burgdorferi merupakan penyebab penyakit Lyme di Indonesia.


Lyme disease adalah penyakit yang disebarkan oleh gigitan kutu. Apabila tergigit oleh kutu, darah manusia akan diisap hingga kutu tidak lagi menempel pada kulit. Kutu dapat menempel pada bagian tubuh mana saja, namun sering kali ditemukan di area yang sulit dilihat, seperti lipatan paha, ketiak, dan kulit kepala. Saat kutu menhisap darah, bakteri dapat berpindah dari kutu ke manusia. Umumnya, untuk menularkan Lyme disease, kutu harus menempel selama 36 hingga 48 jam.


Gejala dari penyakit Lyme sangat mirip dengan flu atau kondisi lainnya, serta dapat mempengaruhi bagian tubuh manapun. Tergantung pada letak gigitan, gejala dapat berbeda-beda.

Tanda-tanda dan gejala awal (3 hingga 30 hari setelah gigitan kutu)

- Demam

- Sakit kepala

- Nyeri otot dan sendi

- Leher kaku

- Kelelahan.

Gejala awal yang paling menonjol setelah gigitan adalah area yang meradang dan merah, perlahan-lahan menyebar dan memudar di bagian tengah, membentuk pola seperti target sasaran. Biasanya, ruam tidak terasa sakit atau gatal, namun terasa hangat bila disentuh. Pada beberapa kasus, ruam tidak muncul sama sekali. Perkiraan pasien yang mengalami ruam Lyme bervariasi, dari 30% hingga 80%.

Tanda-tanda dan gejala lanjut (beberapa hari atau bulan setelah gigitan kutu)

- Ruam muncul pada bagian lain tubuh dan lebih jelas terlihat

- Rasa sakit semakin parah, meliputi sakit kepala, sakit pada leher dan sendi

- Kehilangan kendali pada ekspresi wajah (facial palsy)

- Bengkak pada sendi yang menyerupai arthritis

- Radang pada hati (hepatitis)

- Radang pada mata

- Mual dan muntah

- Detak jantung yang tidak teratur

- Sesak napas

- Radang pada otak dan saraf tulang belakang

- Masalah dengan memori jangka pendek


Belum ditemui bukti bahwa Lyme disease dapat ditularkan dari manusia ke manusia. Atmaguys tidak dapat tertular penyakit Lyme dari bersentuhan, berciuman, atau berhubungan seks. Para ilmuwan menemukan bahwa bakteri penyakit Lyme dapat hidup dalam darah yang didonorkan. Jadi kalau Atmaguys memiliki penyakit Lyme, dilarang mendonasikan darah.

Sama dengan anjing dan kucing. Hewan peliharaan juga dapat terkena penyakit Lyme, namun tidak ada bukti penularan dari hewan ke manusia. Namun mereka dapat membawa kutu ke dalam rumah Anda. Namun kutu pembawa bakteri penyebab Lyme disease ini biasanya hidup di rerumputan dan kayu kayu yang lembab.


Untuk menghindari penyakit ini, Ada beberapa tips untuk Atmaguys, yaitu;

1. Segera mencabut kutu yang ngenggigit dengan pinset
2. Menggunakan pakaian panjang jika bermain di rerumputan atau sedang melakukan pendakian
3. Sedia obat anti kutu dan serangga
4. Membiasakan mandi setelah beraktifitas diluar ruangan
5. Rajin merawat dan membersihkan taman yang berumput serta bulu peliharaan Atmaguys


Hanya karena gigitan hewan berukuran mini begitu, bisa menyebabkan penyakit meningitis loh. Bahaya banget kan. Meski penyakit ini tidak terlalu banyak kasusnya di Indonesia, tapi bukan berarti kita boleh lengah ya. Tetap waspada dimanapun kita berada. Happy weekend, Atmaguys!


Sumber :


https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/lyme-disease-gigitan-kutu-yang-bisa-berdampak-panjang/

https://www.alodokter.com/penyakit-lyme

https://hellosehat.com/penyakit/lyme-disease/

https://www.news-medical.net/health/Lyme-Disease-Symptoms-(Indonesian).aspx
Sudah dilihat 77 kali

Komentar