Jalur Kereta Ganda Cigombong-Cicurug Selesai Tahun Ini

57210 medium dom 1551416415
Oleh : Fira Nursyabani

SUKABUMI, AYOBOGOR.COM -- Jalur ganda Cigombong-Cicurug bagian dari proyek jalur ganda Bogor-Sukabumi ditargetkan rampung Oktober tahun ini. Kapasitas kereta juga akan dinaikkan dari 600.000 penumpang menjadi 1,8 juta penumpang. Sementara kapasitas barang naik tiga kali lipat.

“Akses jalan ini, Insya Allah bulan Oktober selesai,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau proyek jalur ganda Cigombong-Cicurug di Sukabumi, Kamis (4/4/2019).

Nantinya, frekuensi perjalanan kereta penumpang dari 6 kali sehari menjadi 12 kali sehari. Kereta Barang dari 2 kali sehari menjadi 8 kali sehari dengan rangkaian lebih panjang. Selain itu, jalur ganda juga meningkatkan waktu tempuh kereta Bogor-Sukabumi dari 123 menit menjadi 80 menit.

“Sehingga, aksesibilitas Sukabumi untuk penumpang dan barang semakin bagus,” katanya.

Total panjang jalur ganda Bogor-Sukabumi yakni 57 kilometer dengan 13 stasiun. Rincian investasi jalur ganda Bogor-Sukabumi pada 2019 Rp503 miliar, pada 2020 Rp1,32 triliun, dan 2021 Rp443 miliar.

Terdapat pekerjaan yang membutuhkan anggaran tambahan, yakni galian, dinding penahan tanah, jembatan penyeberangan orang (1 dari 5 lokasi), penataan track layout Stasiun Cigombong dan Stasiun Cicurug, overpass empat lokasi, jembatan dan wesel 14 unit.

Budi mengatakan jalur Cigombong-Cicurug terdapat pola aktivitas ekonomi yang cukup besar yang dapat dilayani dengan transportasi kereta api, serta didukung dengan adanya kegiatan industri air minum dan pertanian.

Menurut dia, jalur kereta ini akan menambah akses selain Tol Bocimi, sehingga bisa mendatangkan wisatawan karena akses yang semakin mudah dan waktu tempuh yang singkat, yakni sekitar 6 jam.

“Mungkin sekarang pindah ke tol tapi yakini kereta api itu transportasi masa depan, kalau ada ‘double track’, sebagian besar warga akan pakai ini,” katanya.

Selain itu, Budi mengatakan Sukabumi diharapkan menjadi sepeti Bandung, salah satu destinasi wisata yang selalu dikunjungi wisatawan. “Kita juga ingin buat sukabumi menuju Bandung. Jarang daerah dapat itu (akses), tapidaerah ini potensial untuk wisata. Kalau dulu orang Jakarta ke Bandung saja, nanti kalau sudah siap pasti bisa ke Sukabumi,” katanya.

Proyek Jalur Ganda Bogor-Sukabumi merupakan proyek stategis nasional yang masuk dalam Perpres Bokor 58 Tahun 2017 yang mana bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas raya terutama Jakarta-Bogor-Sukabumi, meminimalisasi biaya angkutan dan barang/ distribusi logistik nasional dan meningkatkan frekuensi pelajaran KA penumpang dan barang.

Budi menyebutkan secara keseluruhan jalur ganda Bogor-Sukabumi ditargetkan rampung pada November 2020. Selain itu, Kemenhub juga memberdayakan masyarakat dalam program Padat Karya di Stasiun Cigombong.

Sekitar 100 orang terlibat dalam pekerjaan, seperti pemotongan rumput, penebangan pohon, pengecatan daftar peron, dan pembersihan selokan dengan total anggaran Rp200 juta.

Sudah dilihat 13 kali

Komentar