Insting Nelayan selamatkan Pak Yusron dan anaknya

44226 medium screenshot 20181223 174939
Insting sebagai nelayan rupa-rupanya sangat membantu dalam hadapi tsunami. Yusron (43), warga Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten bersama anaknya jadi saksi bagaimana sebuah insting berhasil selamatkan iya dan anaknya itu.
Beberapa saat sebelum tsunami menerjang, iya dan anaknya sedang asyik menikmati kemeriahan pasar malam yang letaknya di dekat bibir pantai. Yusron melihat ke pantai dan mendapati gelombang besar bergerak menghampirinya. Guna memastikan tsunami tersebut, iya mengamati terlebih dahulu kondisi sekelilingnya, saat itu tak satu pun pohon bergoyang ditiup angin, ditambah suara gemuruh dari tengah laut. Iya pastikan jika benar gelombang itu tsunami, sontak iya langsung menarik anaknya menjauh tinggalkan keramaian pasar malam dengan mencari dataran tinggi
"Saya langsung lari bersama anak ke jalan besar mencari tempat tinggi," kata Yusron.
Tak lama setelah jauh dari bibir pantai, ternyata instingnya tidak meleset. Gelombang yang menurutnya tsunami ternyata benar.
"Kalau saya menuruti maunya anak terus main di sana pasti kena juga kita," kenangnya.
Selain yusron, ada Yadi (43) lelaki yang juga selamat dari tsunami, iya menuturkan saat kejadian, air sampai setinggi dada orang dewasa.
"Panik betul waktu itu orang-orang. Air di ujung gelombang bisa sampai setinggi dada orang dewasa," kata Yadi yang berprofesi sebagai guru.
Iya juga katakan Yang masih selamat memenuhi jalan raya dan berlari mencari dataran tinggi.
Tsunami juga merangsek hingga perkampungan warga.
Sumber:
https://m.cnnindonesia.com/nasional/20181228070217-20-356930/horor-di-pasar-malam-dan-insting-yusron-hadapi-tsunami-banten
Sudah dilihat 143 kali

Komentar