Indonesia Miliki Regulasi Perlakukan Khusus bagi Penyandang Disabilitas dalam Lalu Lintas

Warga AtmaGo  di  Gambir, Jakarta Pusat
3 December 2015, 15:42 WIB
132 2 314
Gambar untuk Indonesia Miliki Regulasi Perlakukan Khusus bagi Penyandang Disabilitas dalam Lalu Lintas
Ini adalah laporan dari warga di wilayah kejadian. Harap berhati-hati dan selalu waspada. Jika butuh bantuan, hubungi  112
Sudah miliki regulasi sejak dulu, tapi apakah sudah diterapkan?

Aturan khusus tersebut tercantum dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Beberapa pasal yang dicantumkan yakni, Pasal 242.

Dalam pasal tersebut disebut:

1. Pemerintah, pemerintah daerah, dan atau perusahaan angkutan umum wajib memberikan perlakuan khusus di bidang lalu lintas dan angkutan jalan kepada penyandang cacat, manusia usia lanjut, anak-anak, wanita hamil, dan orang sakit.

2. Perlakuan khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi : a. aksebilitas. b. priotitas pelayanan. c. fasilitas pelayanan.

Sementara itu dalam pasal 244 dicantumkan mengenai sanksi bagi angkutan umum yang tidak mengikuti aturan tersebut, yakni:

1. Perusahaan angkutan umum yang tidak memenuhi kewajiban menyediakan sarana dan prasarana pelayanan kepada penyandang cacat, manusia usia lanjut, anak-anak, wanita hamil dan orang sakit dikenakan sanksi administrasi meliputi :
a. peringatan tertulis.
b. denda administrasi
c. pembekuan izin.
d. pencabutan izin.
Sementara itu di Pasal 45 mengenai penyandang disabilitas yang berjalan kaki, yakni: pejalan kaki penyandang cacat harus mengenakan tanda khusus yang jelas dan mudah dikenali pengguna jalan.

  2 Komentar untuk Indonesia Miliki Regulasi Perlakukan Khusus bagi Penyandang Disabilitas dalam Lalu Lintas

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar

Warga AtmaGo

mengapa memberi peluang yang sama pada kelompok penyandang disabilitas agak rumit?

Warga AtmaGo

Susah juga ya, dana buat aksesibilitas ini cukup besar, mungkin harus ada PPP (Public-Private Partnership) dengan menggandeng pihak swasta yang hendak melakukan CSR