Ikan Primadona DIY Butuh Pengembangan

36704 medium post 44809 ac69f9c3 6cfb 4ee9 86e0 9b8af86f210d 2018 10 22t09 30 20.794 07 00
Lele merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang menjadi Primadona di DIY sebab secara kasat mata dari wilayah perkotaan hingga pedesaan menjamur warung warung yang menyediakan menu spesial pecel lele, yang setiap harinya membutuhkan pasokan ikan lele. Masyarakat sangat mudah menemukan warung warung pecel lele yang berdiri di pinggir jalan dengan tenda. Selain itu rumah makan banyak yang menyediakan menu berbahan baku ikan lele Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan di DIY Dr. Suwarman Partosuwiryo SPi mengakui, tingkat konsumsi ikan lele di wilayah D masih mendominasi dibandingkan dengan tingkat konsumsi ikan jenis lain (Harian Kedaulatan Rakyat, 2017). Setiap tahunnya tingkat konsumsi ikan lele selalu meningkat pada tahun 2016 kebutuhan ikan lele sekitar 33.546 ton, sementara pada tahun 2017 meningkat menjadi 48.031 ton.
menurut dosen Departemen Perikanan Universitas Gadjah Mada UGM Ir. Sukardi, M.P. menyatakan meskipun kebutuhan konsumsi ikan lele di DIY cukup tinggi mencapai 15 ton per hari pada tahun 2017, namun pemenuhannya masih mengandalkan suplai dari luar daerah terutama Boyolali dan Jawa Timur Hal ini disebabkan produksi ikan lele di DIY masih skala kecil sehingga mempengaruhi pasokan.
Dengan adanya masalah tersebut, maka tercipta pula peluang untuk pengembangan budidaya lele di DIY, terkhususnya daerah yang masih luas seperti Kabupaten Gunung Kidul.
Sudah dilihat 27 kali

Komentar