GUBUG REOT YANG MASIH DIHUNI

19 October 2019, 16:30 WIB
2 0 84
Gambar untuk GUBUG REOT YANG MASIH DIHUNI
Barabali, 19 Oktober 2019

Inaq Esah, Wanita berusia merupakan pemilik rumah gubuk tersebut.

Terbuat dari bahan "bedeq"(anyaman bambu) dan beratapkan asbes bekas, sang ibu tua dwngan sabar duduk sambil memilah dan memilih cabe kweing unruk dijual dipasar yang nerupakan mata pencariannya. Dengan ukuran 2 x 2 meter , beliau tinggal dengan segala kesederhanaan, keterbatasan ruang di gubug tsb.

Pernah mendapat bantuan bedah rumah dengan kualitas pembangunan yang seadanya Inaa Esah mengalah untuk tinggal di gubug dengan alasan rumah tersebut ditempati oleh anak dan cucu sehingga tidak dapat menampung anggota keluarga yang tinggal disana.

Di era yang semakin modern ini pemerintah seakan akan pura pura tidak melihat keberadaan gubug yang berdiri di pinggir jalan desa. sungguh pemandangan yang sangat menyedihkan mengingat usia dari Inaq Esah yang menyentuh angka hampir 70 thn.

Sebenarnya pemandangan seperti ini masih banyak ditemukan ditempat lain namun harapan besar dari beliau agar ada dermawan baik dari Pemerintah maupun individu untuk mengulurkan tangan sekedar membantu meringankan dan memperbaiki hunian dari Inaq Esah.

  Komentar untuk GUBUG REOT YANG MASIH DIHUNI

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa DKI Jakarta Tahun 2020

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Penjaringan, Jakarta Utara  |  14 Sep 2020
  2. Warung Digital Wirogunan "www.klarisan.com" tempat jualan online Warga Wirogunan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  14 Sep 2020
  3. Mimpi Kampung Dukuh Mengawali Masterplan di Kelurahan Gedongkiwo

    Abdul Razaq  di  Mantrijeron, Yogyakarta  |  14 Sep 2020
  4. Mapping Potensi Kampung Nyutran mengawali Masterplan Kelurahan Wirogunan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  14 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 14
    Komentar

    Di Serbu Dokter-Dokter

    Indra Suryanto  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  13 Sep 2020
  2. 5
    Komentar

    Mimpi Kampung Dukuh Mengawali Masterplan di Kelurahan Gedongkiwo

    Abdul Razaq  di  Mantrijeron, Yogyakarta  |  14 Sep 2020
  3. 2
    Komentar

    Selesaikan Segmen Batas Desa Bermasalah, TPPBD Lutra Matangkan Agenda Ground Check

    Perkumpulan Wallacea  di  Wara, Palopo  |  12 Sep 2020
  4. 1
    Komentar

    FORMMAD WARNA BARU KEGIATAN OMS DI BOYOLALI

    Fafa Siregar  di  Wonosegoro, Boyolali  |  15 Sep 2020