Genangan Besar Melanda Menyerupai Banjir di Mojopanggung

3 January 2020, 13:33 WIB
2 0 147
Gambar untuk Genangan Besar Melanda Menyerupai Banjir di Mojopanggung
Doc: Genangan besar akibat Hujan lebat, lokasi jalan gajah Mada Perempatan cungking ke utara, depan garasi Truk Himalaya, sebrang depan cafe De Star.

Mengawali tahun baru 2020 , warga diresahkan oleh berita bencana banjir di berbagai wilayah, terutama perhatian Indonesia saat ini terpusat pada Jabodetabek dan Banten Jawa barat yang sedang dilanda bencana banjir.

Mengapdate informasi terkini tentang bencana banjir yang melanda di sejumlah daerah, cukup menimbulkan kekhawatiran warga. Apalagi curah hujan yang intensitasnya lebat Ini terjadi kemarin siang sampai sore hari pada tanggal 2 Januari 2020 di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.

Kelurahan Mojopanggung, saat kami melintas dari arah Jalan Jaksa Agung Suprapto tepatnya di perempatan Cungking belok kanan menuju arah utara masuk ke jalan Gajah Mada, terlihat Genangan air besar menutupi badan jalan tersebut. Lalu lintas siang itu di alihkan ke jalan lajur timur artinya melewati sekat jalan dan memanfaatkan jalan sebelah timur menjadi 2 lajur lalu lintas dari arah utara dan selatan.

Melintasi jalan dengan Kondisi lalu lintas yang dirubah ini pengendara harus konsentrasi penuh dan berhati hati, karena banyak kendaraan dari arah berlawanan di satu lajur yang sama. Tak jarang klakson kendaraaan dibunyikan tanda pengendara mengalami kebingungan. Ini di akibatkan genangan air yang besar yang menutupi seluruh badan jalan double way lajur barat sehingga lalu lintas di alihkan, membahayakan bagi pengendara yang melintas jika tidak berhati hati.

Mengorek informasi dari Indri pemilik kios di Pasar bongkar muat Mojopanggung, yang lokasinya disekitar genangan air, menurutnya genangan air besar ini sering terjadi apabila hujannya lebat dan berlangsung lama sehingga terlihat menyerupai banjir. "Kemungkinan ini dari luapan air kanal sungai kecil menuju selokan, di depan seberang jalan cafe De Star, yaitu sebelah garasi truk Himalaya. Mungkin juga air got yang karena hujannya lebat dan lama akhirnya meluap juga." begitu informasinya.
" Untung halaman pasar depan kios ini sudah di paping, seandainya belum maka akan jadi kedokan seperti tahun lalu." imbuh Indri di akhir kalimatnya. Kedokan adalah bahasa daerah yang berarti tanah lumpur yang ada di sawah-sawah.

Disisi lain, kami melaporkan hal ini pada Lurah setempat yaitu Tri Kusuma Jaya, dalam bincangnya beliau berpesan, agar warga senantiasa waspada terhadapa musim hujan dan potensi banjir yang bisa ditimbulkan. Ditambahkan pula dalam pesannya bahwa " Warga harus senantiasa menjaga kebersihan lingkungan terutama saluran air, apalagi beliau berharap kanal kali harus senantiasa terbebas dari sampah karena hal ini bisa menimbulkan genangan dan potensi banjir." Beliau menambahkan dalam pesannya.
Saat kami meminta ijin untuk mengunggah hal ini ke sosial media beliau menyampaikan harapannya bahwa " Dengan Kondisi yang seperti ini adanya mudah mudahan pemerintah segera mendapatkan solusi."

Mojopanggung, 2/1/2020

  Komentar untuk Genangan Besar Melanda Menyerupai Banjir di Mojopanggung

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Aksi MasBayu #6 Wirogunan di Kampung Nyutran

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  12 Jul 2020
  2. Pemuda Banyuwangi Bagikan Sembako Mandiri Kepada Warga Terdampak Covid-19

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Srono, Banyuwangi  |  10 Jul 2020
  3. RAPID TEST COVID-19: Dalam Kacamata Medis dan Pendapat Masyarakat

    Dhevi Citra  di  Manguharjo, Madiun Kota  |  10 Jul 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    Gempa M 5,1 Kembali Mengguncang Banten, 2 Kali Dalam Sepekan

    Chotrun Nadaa  di  Bayah, Lebak  |  14 Jul 2020
  2. 1
    Komentar

    Banjir Menerjang Kecamatan Luwu Utara

    Muh Agung  di  Masamba, Luwu Utara  |  14 Jul 2020
  3. 1
    Komentar
  4. 0
    Komentar

    Pembatasan Pergerakan Lintas Antar Daerah Telah Berjalan

    Mugniar  di  Rappocini, Makassar  |  14 Jul 2020