Gawat Warga Ibu Kota Banten Masih Dolbon

22 July 2019, 15:05 WIB
2 0 82
Gambar untuk Gawat Warga Ibu Kota Banten Masih Dolbon
Selain masalah sampah dan kekumuhan yang menimpa Kota Serang, ternyata masih banyak warga yang tidak memiliki jamban di rumahnya. Karena itu, masih banyak warga di sana yang terpaksa Buang Air Besar (BAB) di kebun (Dolbon) atau areal persawahan

Direktur LAZ Harfa Banten Indah Prihananda mengatakan,
Minimnya MCK dan Program sanitasi membuat masyarakat Kota Serang masih memilih melakukan Dobon.

Padahal, Perilaku Dolbon bisa menyebabkan pencemaran lingkungan bahkan lebih jauhnya bisa mendatangkan penyakit dilingkungan masyarakat itu sendiri.

"Kalau untuk Kota Serang sendiri sebetulnya kalau kita telisik masih banyak warga yang Dolbon, Misalnya gak jauh aja di Curug. Kalau kita ke curug itu kita bakal mencium ada masalah Dolbon karena kita sudah terbiasa dengan hal itu," Ungkap Direktur LAZ Harfa Banten Indah Prihananda di Kantor Laz Harfa, Kota Serang, Sabtu (20/7).

Maka, Keberadaan Laz Harfa salah satunya mengentaskan masalah tersebut. Tak hanya itu, Laz Harfa juga berfokus pada bidang pemberdayaan ekonomi dan sanitasi.

"Misi saya yaitu menyelesaikan masalah Dolbon dan sanitasi di Banten salah satunya Kota Serang," paparnya.

Karena, lanjut Indah, Sejauh ini pihaknya telah melakukan pendamping dipelosok desa atau perkotaan dengan membawa misi yang sama.

  Komentar untuk Gawat Warga Ibu Kota Banten Masih Dolbon

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Penimbunan Lokasi Smelter PT. GNI Diduga Tidak Memiliki IUP

    Sandy Makal  di  Morowali Utara  |  24 Jan 2020
  2. Dugaan Pencemaran Nama Baik, Hendly Tempuh Jalur Hukum

    Sandy Makal  di  Palu Kota  |  15 Jan 2020
  3. MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020

Komentar Terbanyak

  1. 11
    Komentar

    MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  2. 9
    Komentar

    PENGENDANG BANYUWANGI (FATWA AMIRULLAH)

    fatwa amirullah kendang  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020
  3. 5
    Komentar

    SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. 5
    Komentar

    BPBD BANYUWANGI SIAGA BENCANA(diklat pmi)

    Hendika Londho  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020