Fitur Kereta dan Stasiun MRT Jakarta Ramah Penyandang Disabilitas

51489 medium fitur kereta dan stasiun mrt jakarta ramah penyandang disabilitas
Dalam mendesain fitur ramah penyandang disabilitas untuk kereta dan stasiun MRT Jakarta, tim desain menggunakan dua pedoman, yaitu Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No 30/PRT/M/2006 dan Pedoman akses bebas hambatan untuk fasilitas pengguna transportasi publik (Enforcement of 2006 Law No 91 of Ministerial Ordinance MLITT of Japan). PT MRT Jakarta juga mengikuti Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 98 Tahun 2017 tentang Penyediaan Aksesibilitas pada Pelayanan Jasa Transportasi Publik bagi Pengguna Jasa Berkebutuhan Khusus. Berikut sejumlah fitur yang dibangun untuk kenyamanan mobilitas penumpang prioritas seperti lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan ibu/bapak membawa anak.

Stasiun:
1.Setiap stasiun harus memiliki paling tidak satu rute bebas hambatan (difasilitasi dengan elevator) yang mengarah ke stasiun dan menghubungkan seluruh area di dalam stasiun yang memungkinkan dikunjungi oleh penumpang. Di luar dan di dalam stasiun akan tersedia blok taktil (tactile) sebagai pemandu bagi penyandang netra;
2. Di level beranda peron (concourse) pun akan tersedia blok taktil;
3. Di area peron, akan tersedia satu baris blok taktil. Keramik lantai peron terbuat dari material yang tidak licin. Tempat duduk menunggu kereta dikeliling oleh blok taktil;
4. WC/toilet dan wastafel dirancang untuk memudahkan pengguna kursi roda. Toilet tersedia di area beranda peron;
5. Tersedia pintu penumpang (passengergate) dengan lebar 90 cm (cukup untuk pengguna kursi roda atau penumpang dengan kereta bayi). Satu pintu penumpang dilengkapi dengan blok taktil;
6. Ketinggian lubang pada mesin penjual tiket (tiket vending machine) disesuaikan dengan pengguna kursi roda;
7. Disediakan lift untuk masuk dan keluar area stasiun;
8. Sudut tengadah 30 derajat dalam melihat rambu atau layar informasi (passenger information display) yang tingginya sekitar 2,3 meter. Jarak bagian tengah poster informasi sekitar 1,6 meter dari lantai dengan jarak baca sekitar 1,2 meter; serta
9. Ruang menyusui.

Kereta:
Dalam satu rangkaian kereta (terdiri dari enam kereta) akan tersedia area dan kursi prioritas, yaitu:
1. Kereta pertama: 13 kursi prioritas;
2. Kereta kedua: 12 kursi prioritas;
3. Kereta ketiga: 16 kursi prioritas, satu area kursi roda;
4. Kereta keempat: 16 kursi prioritas, satu area kursi roda;
5. Kereta kelima: 12 kursi prioritas; serta
6. Kereta keenam: 13 kursi prioritas;

Pengumuman lokasi dan tujuan kereta dalam bentuk visual dan suara; serta
Peringatan buka tutup pintu geser otomatis (automatic sliding door) di pintu tepi peron (platform screen door) berupa lampu dan suara.
Sudah dilihat 35 kali

Komentar