Ekowisata Mangrove Sungai Rindu Alternatif Wisata Akhir Tahun

44103 medium wisata sungai rindu sembilangan hurip jaya babelan
Sungai Rindu adalah salah satu destinasi ekowisata Mangrove baru yang terletak di pertemuan antara Kali Kaloran dan Kali Gentong Kampung Sembilangan Desa Hurip Jaya Babalen. Saat hari libur dan liburan akhir tahun ini Sungai Rindu semakin ramai dikunjungi warga sebagai salah satu tujuan wisata murah meriah. Rabu (26/12).

"Pengunjung kebanyakan datang dari Jembatan Cinta di Paljaya Tarumajaya, berperahu melintasi pesisir dan konservasi mangrove lalu mampir di Sungai Rindu untuk istirahat, membeli makanan dan minuman atau ingin foto-foto di lokasi ini" kata Zaid Al Ahmad (24), salah satu pengurus Sungai Rindu.

"Sungai Rindu ini awalnya adalah gagasan pemuda-pemudi yang tergabung dalam komunitas Ikatan Remaja Putra-Putri (IRTRA) Sembilangan dibantu warga secara swadaya membuat saung-saung berteduh dan untuk warga berjualan sekitar bulan Mei 2018. Namun, semakin hari semakin ramai pengunjung, makin banyak wisatawan yang datang," jelas Mustana (38), pengurus di Sungai Rindu yang juga anggota BPD Hurip Jaya, Babelan.

Mustana yang akrab disapa Kang Mus, menceritakan bahwa Sungai Rindu sebagai objek wisata terdekat dari Jembatan Cinta ini ramai didatangi wisatawan berkat kerjasama dengan para pemilik perahu yang beroperasi di Jembatan Cinta. Para pengemudi perahu membutuhkan destinasi tujuan saat mereka membawa penumpang berkeliling di kawasan mangrove pesisir Bekasi.

https://www.bisotisme.com/2018/12/ngopi-siang-di-destinasi-ekowisata-mangrove-sungai-rindu.html
Sudah dilihat 336 kali

Komentar