EDUKASI KORUPSI OLEH SPAK

53023 medium post 59202 45c1d674 ff90 4d86 8400 c1d0cfe0c8b1 2019 03 10t14 37 22.580 07 00 53024 medium post 59202 94587858 c6fa 4ef4 9bf4 88e2feec86b4 2019 03 10t14 37 23.706 07 00 53025 medium post 59202 5df6bf2e f871 4a1d b337 6aeb95815c63 2019 03 10t14 37 24.084 07 00
Semin, atmaG0
Penggiat antikorupsi mulai masiv mengkampanyekan anti korupsi melalui Edukasi yang menyasar pada kelompok - kelompok masyarakat.
Dalam hal ini adalah SPAK(Saya Perempuan Anti Korupsi) melakukan pendidikan anti korupsi bersama warga.
Bertempat di Rejosari,Semin, Gunungkidul, Minggu 10 Maret 2019.
Tim SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi) Gunungkidul, ibu Tutik kurnia dan ibu Puji lestari mensosialisasikan tentang pengetahuan dasar tentang korupsi dan perilaku koruptif yang terjadi sehari-hari di kehidupan masyarakat Indonesia dengan media permainan put-put LK (putar-putar lawan korupsi) dan majo (lima jodo) junior kepada Kelompok Pemberdayaan Disabilitas Mitra Handayani di Desa Rejosari, kecamatan Semin, kabupaten Gunungkidul. Permainan yg sederhana bisa menjadi media yg mudah ditangkap masyarakat yang di dalam permainanya berisi kartu-kartu pertanyaan seputar contoh-cobtoh tindakan dan perilaku koruptif.
Meski banyak anggota yang belum bisa baca tulis namun mereka sangat antusias mengikuti permainan tersebut karena apa yang ada di kartu-kartu pertanyaan di permainan adalah contoh-contoh real yang terjadi di lingkungan mereka.
Kegiatan juga di hadiri oleh Kepala Desa Rejosari Bp.Palio,S.pd meski hari libur. Beliau mengakui kegiatan SPAK dan permainan SPAK ini menjadi pagar pembatas agar Kepala Desa lebih berhati-hati mengambil tindakan sebab bisa jadi apa yg dilakukan termasuk tindakan koruptif. SPAK menggunakan Tag Line Salam 3L (Lihat Lawan Laporkan) agar masyarakat semakin dekat dan mengenali kejahatan korupsi sehingga proaktif dalam melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran terutama yg dekat dengan masyarakat adalah Anggaran Dana Desa. (RN)
* Sumber Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Gunungkidul #Jauhi perilaku koruptif
Sudah dilihat 173 kali

Komentar