Duduk Sejenak Sebelum Bangkit Dari Sujud

Gambar untuk Duduk Sejenak Sebelum Bangkit Dari Sujud
๏ทฝ
DUDUK ISTIRAHAT DALAM SHALAT

Yang dimaksud duduk istirahat dalam shalat adalah duduk sejenak sebelum bangkit berdiri dari sujud di rakaat pertama atau rakaat ketiga menuju ke rakaat selanjutnya.

Hukum melakukan duduk istirahat ini, para ulama berselisih pendapat.
Pendapat yang kuat 'Wallahu aโ€™lam' adalah dianjurkan untuk melakukan duduk istirahat ketika bangkit dari sujud kedua, untuk memasuki rakaat kedua dan keempat.

Diantara dalilnya adalah hadist Malik bin Al Huwairits :

ุฃูŽุฎู’ุจูŽุฑูŽู†ูŽุง ู…ูŽุงู„ููƒู ุจู’ู†ู ุงู„ุญููˆูŽูŠู’ุฑูุซู ุงู„ู„ูŽู‘ูŠู’ุซููŠูู‘ุŒ ุฃูŽู†ูŽู‘ู‡ู ยซุฑูŽุฃูŽู‰ ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูŽู‘ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ูŠูุตูŽู„ูู‘ูŠุŒ ููŽุฅูุฐูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ูููŠ ูˆูุชู’ุฑู ู…ูู†ู’ ุตูŽู„ุงูŽุชูู‡ู ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽู†ู’ู‡ูŽุถู’ ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ูŠูŽุณู’ุชูŽูˆููŠูŽ ู‚ูŽุงุนูุฏู‹ุง

"Telah mengabarkan kepada kami Malik bin Al Huwairits AL Laitsi, bahwa dia melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melaksanakan shalat, jika sampai pada rakaat yang ganjil, maka beliau tidak bangkit berdiri hingga duduk sejenak." (HR. Bukhari no. 823)

Berkata Asy-Syaukany : โ€œDi dalam hadist ini ada dalil disyariโ€™atkannya duduk istirahat, yaitu duduk setelah sujud kedua sebelum bangkit ke rakaat kedua dan ke empat.โ€ (Nailul Authar 2/48, Dar Al-Kalim Ath-Thayyib)

Dan tidak kita katakan bahwasanya beliau shallallahu โ€˜alaihi wa sallam melakukannya karena sudah tua atau sakit, karena jika demikian halnya berarti para sahabat tidak bisa membedakan mana yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam karena ibadah atau karena keperluan. (Tamamul Minnah hal:212)

Adapun hadist hadist lain yang menyebutkan sifat shalat nabi akan tetapi tidak menyebutkan duduk istirahat, seperti hadist orang yang jelek shalatnya, maka ini menunjukkan bahwa duduk istirahat ini tidak wajib.

Berkata Syeikh Abdul Aziz bin Baz : โ€œDuduk istirahat adalah mustahab (dianjurkan) bagi imam, maโ€™mum, maupun yang shalat sendiri. Dan duduknya sejenis dengan duduk diantara dua sujud, duduknya ringan (sebentar) tidak disyariโ€™atkan dzikir dan doa di dalamnya. Barangsiapa meninggalkannya maka tidak mengapa."


Sumber :

http://salafittiba.com

FP : Sunnah Way Of Life

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Wakil Walikota akan Launching "Gerakan Relawan Hijau", Kampung Surokarsan RW 04

    Abdul Razaq  di  Pakualaman, Yogyakarta  |  16 jam lalu
  2. Semangat Harlah KOPRI dari Pulau Putri

    Nensi Indri  di  Gresik  |  30 Nov 2020
  3. Suro Amerta Surokarsan Titik Finish Gowes Bareng Promosi Wisata Kampung

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  29 Nov 2020
  4. TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020

Komentar Terbanyak

  1. 6
    Komentar

    Mitra Utama Fasilitasi Pengenalan Tools Indeks Kinerja Organisasi Kepada Anggota Forum BARANI.

    Institute Of Community Justice Makassar  di  Ujung Pandang, Makassar  |  18 jam lalu
  2. 2
    Komentar

    Wakil Walikota akan Launching "Gerakan Relawan Hijau", Kampung Surokarsan RW 04

    Abdul Razaq  di  Pakualaman, Yogyakarta  |  16 jam lalu
  3. 2
    Komentar

    Hayya 'Alal Jihad Itu Lafazh Bid'ah Dalam Azan

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Kemang, Bogor Kabupaten  |  30 Nov 2020
  4. 2
    Komentar

    TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020