Diskusi Publik " 2024 Ibu Kota RI Pindah ke-Kalimantan, Sulteng Bisa Apa " ?

68773 medium post 72848 e38e53c0 108c 4bc5 8ffe 09634f122ad6 2019 08 03t13 20 09.043 08 00 68774 medium post 72848 34b11fcf 125a 438c aa6d 6e5b8cad519b 2019 08 03t13 20 13.482 08 00 68775 medium post 72848 f95ca476 89dd 4978 beae 379780fed31f 2019 08 03t13 20 16.628 08 00 68776 medium post 72848 76f06874 1d45 4485 936e 909d0eb6b3be 2019 08 03t13 20 20.096 08 00 68778 medium post 72848 3e3ffcae 9e3f 4551 b7ec e22a27602e62 2019 08 03t14 17 59.429 08 00
Jum'at, 02/08/2019. Warkop PINBUK menyelenggarakan Diskusi Publik dengan tema " 2024 Ibu Kota RI Pindah ke-Kalimantan, Sulteng Bisa Apa " ? yang menghadirkan narasumber tunggal, Dr. Hasanuddin Atjo, MP. (Kepala BAPPEDA Sulawesi Tengah).

Dalam pemaparannya, Narasumber memetakan potensi Sulawesi Tengah apabila Ibu Kota Negara dipindahkan ke Kalimantan, yang kemudian ditanggapi para peserta diskusi.

Mayoritas peserta diskusi memberi applaus kepada narasumber yang mereka nilai memiliki cara berfikir out of the box, dan bergaya kepemimpinan yang responsif terhadap masalah dan solusinya.

Peserta diskusi terdiri dari akademisi, wartawan, tokoh masyarakat, mahasiswa dan ormas menjadikan diskusi layaknya sidang ujian promosi karena konsep berfikir narasumber dalam memetakan sumber daya yang potensial dianggap selaras dengan upaya "percepatan" pembangunan di Sulawesi Tengah. Namun demikian, Dr. Hasanuddin Atjo menjawab dengan sederhana, bahwa dibutuhkan pemimpin yang mengerti transformasi gagasan dan implementasinya.
Sudah dilihat 111 kali

Komentar