Dinilai Kurang Transparan, Warga Gruduk Panitia Bpd Desa Muktiwari

27457 medium img 20180702 wa0001
Merasa Panitia pemilihan Calon BPD kurang transparan, ratusan warga Muktiwari geruduk panitia pemilihan, Minggu (1/7).

Mahmud salah satu warga mengatakan, Desa Muktiwari telah melakukan pemilihan BPD untuk mengisi 9 kursi BPD. Tapi pihaknya sebagai warga merasakan tahapan dalam pemilihan kurang begitu transparan bahkan terindikasi kesepakatan antara para tokoh dan para BPD tidak dijalankan.

"Kami dulu para tokoh sudah melakukan kesepakatan dengan Panitia BPD karena hasil kesepakatan bersama tokoh masyarakat tidak dipakai, Kami meminta calon pemilih dari tokoh profesi yang jelas, Siapa-siapa di pampang dipapan pengumuman tidak seperti ini tertutup, "ujarnya.

Intinya dirinya meminta pihak panitia transparan dalam pemilihan, siapa saja pesertanya untuk di tempel diumumkan kepada warga.

"Tokoh pemuda itu siapa, tokoh agama siapa, tokoh profesi itu siapa, biar jelas dan terbuka, "terangnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan BPD, Mawardi mengatakan dengan adanya gejolak masyarakat tentang pemilihan Pemilihan BPD desa Muktiwari pihaknya bersama para panitia dan tokoh masyarakat Desa Muktiwari, pihak Kecamatan Cibitung disaksikan pihak Babinkamtibmas dan Babinsa melakukan langkah untuk mengundur pemilihan BPD pada tanggal 7 Juli 2018, dan menambah peserta Pemilih Pengisian Keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa Muktiwari dengan jumlah 10 (sepuluh) orang pemilih per Rukun Tetangga (RT).

"Kita tambah pemilihnya nanti yang milih RT sama RW siapa-siapa yang akan memilih, RT ama RW yang tau siapa tokoh di wilayahnya, dari tiga dusun yang ada, ada 23 calon BPD nanti akan di ambil perduanya yaitu 3, dengan total pemilih 14 RT dari 5 RW yang ada, "terangnya.

bekasitoday.com

Komentar