Dinamika Lokal-Global Desa Kebonharjo

36172 medium post 44424 d672d623 91f7 4ad6 b609 74e6b34d24c3 2018 10 17t22 44 13.660 07 00 36173 medium post 44424 2b06bdd9 93f1 4e27 a9e4 76fe6b6c1b36 2018 10 17t22 44 14.931 07 00 36175 medium post 44424 eb68c33c 85b6 473f a0a3 3ff1bdea6f32 2018 10 17t22 44 16.846 07 00 36174 medium post 44424 e2d99de4 db08 423f 8a58 e85afe6b9225 2018 10 17t22 44 16.259 07 00 36176 medium post 44424 e521ae0a 473c 4d00 88dd 922677d87b2f 2018 10 17t22 44 17.247 07 00
NGO Collaboration Centre for Hanshin Earthquake Japan bekerja sama dengan Universitas Kristen Duta Wacana mengunjungi Desa Kebonharjo, Kabupaten Kulonprogo, DIY untuk saling berbagi dalam rangka program pemberdayaan perempuan dalam kesiapsiagaan terhadap bencana.
Pada hari pertama dari kunjungan yang direncanakan selama 5 hari ini, ada beberapa titik yang rawan terjadi bencana telah ditinjau. Yaitu Dusun Gowok, Dusun Kaliduren, Dusun Kleben dan Dusun Jarakan, dimana kesemuanya adalah titik-titik rawan longsor yang telah dipetakan oleh Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Desa Kebonharjo.
Hal ini dilakukan dalam rangka merefleksikan kembali tentang bencana tanah longsor yang sering terjadi di wilayah ini yang sebelumnya telah dipaparkan secara keseluruhan oleh Kepala Desa Kebonharjo, Rohmad Ahmadi.
Refleksi ini dilakukan untuk mendalami permasalahan yang terjadi di wilayah Kebonharjo ini, sehingga ke depannya warga akan lebih 'siap' ketika bencana terjadi karena pada dasarnya bencana tidak dapat kita hindari dan sewaktu-waktu dapat terjadi.
Selain melihat beberapa titik rawan bencana longsor tersebut, beberapa usaha masyarakat dalam menghidupkan perekonomiannya juga ditinjau, diantaranya adalah industri susu kambing etawa, teh hijau, minuman herbal, industri tempe, Industri sabut kelapa, pembibitan dan gula aren yang semuanya terdapat peran perempuan di dalamnya.
Dalam kunjungan ini, kuliner lokal juga kesenian tradisional Jatilan dan panembromo yang merupakan kesenian asli desa Kebonharjo ini juga disajikan. Harapannya kesenian tradisional dan berbagai budaya ini dapat dijadikan media untuk pengurangan resiko bencana.
Kegiatan perekonomian yang dikembangkan oleh warga desa Kebonharjo ini akan berkontribusi terhadap perubahan lingkungan hidup yang terus terjadi. Untuk itu, peran kelompok-kelompok usaha perempuan yang bersperspektif kebencanaan mampu menjadi solusi alternatif terhadap persoalan kebencanaan yang terjadi. Peran perempuan juga sangat efektif dalam mentransfer pengetahuannya terhadap generasi berikutnya.
Diharapkan setelah kunjungan dalam rangka pendalaman terhadap permasalahan dan potensi Desa Kebonharjo ini, akan ada tindak lanjut dari program ini khususnya dalam rangka pemberdayaan masyarakat lokal dan juga pendidikan bagi perempuan dan anak-anak dalam kesiapsiagaan terhadap bencana secara holistik dan berkelanjutan. #desakebonharjo
Sudah dilihat 49 kali

Komentar