Di Banten, Tujuh Petugas Pemilu Meninggal

59475 medium 8e65d36c 308c 4fb3 aad7 b7ae9d3dd49c 696x348
Jumlah korban meninggal dunia penyelenggara Pemilu 2019 di Provinsi Banten mencapai 7 petugas. Mulai dari PPK, PPS, KPPS dan petugas linmas.

Ketua KPU Kota Serang, Ade Jahran mengatakan, di wilayah kerjanya 1 petugas meninggal yakni Ketua KPPS 20 Kamanisan, Kelurahan Curug, Kecamatan Curug.

“Beliau meninggal dunia karena kelelahan menghitung hasil suara hingga pagi hari. Apalagi beliau adalah ketua RW di lingkungan Kamanisan,” ungkap Ade Jahran di Kantor KPU Kota Serang, Selasa (23/4/2019).

Ditempat berbeda, Anggota KPU Banten Divisi SDM, Rohimah mengatakan, jumlah korban meninggal dunia petugas Pemilu 2019 sampai hari ini sebanyak 7 orang.”Rata-rata karena faktor kelelahan, akibat menghitung suara hingga pagi hari,” katanya melalui pesan singkat.

Untuk hari ini saja, kata Rohimah, 2 korban meninggal dunia, dari Ketua KPPS 20 Kamanisan, Kota Serang, Danu Rudanu dan anggota linmas yang bertugas di TPS 11 Kampung Cisitu Timur, Desa Kadubeureum, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang bernama, Reza Agustina Maulana.

Sebelumnnya, sebanyak 5 orang petugas Pemilu 2019 di Provinsi Banten meninggal, mulai dari PPK, PPS dan KPPS.”Kita sedang berduka, semoga tidak ada lagi korban yang berjatuhan,” katannya.

Rohimah menghimbau seluruh petugas pemilu 2019 tetap bisa menjaga kesehatan. “Pesan saya, jangan terlalu di paksa. Apabila sudah lelah, istirahat saja,” ujarnnya.


Selanjutnnya, ada Hanafi, petugas KPPS di Tangerang Selatan, Jumri, petugas KPPS di Kabupaten lebak, dan terakhir Anis Gunawan, petugas Linmas yang berjaga di TPS Kabupaten Tangerang.

Sudah dilihat 31 kali

Komentar