COVID 19 Tuntut Masyarakat Hidup Normal Yang Baru

19 May 2020, 04:31 WIB
2 0 24
Gambar untuk COVID 19 Tuntut Masyarakat Hidup Normal Yang Baru
Badan Kesehatan Dunia (WHO) sudah menyampaikan bahwa virus Covid-19 tidak bisa hilang dalam waktu singkat dan menjadi masalah di seluruh dunia. Oleh karena itu tatanan hidup normal yang baru perlu diterapkan oleh masyarakat.

“Kita harus memiliki komitmen kuat untuk berdampingan dengan situasi seperti ini (pandemi Covid-19). Oleh karena itu kita harus mulai mengubah budaya dasar kita menuju budaya dasar yang baru atau menuju ke kehidupan normal yang baru,” kata Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Senin (18/5).

Kehidupan normal yang baru, kata dr. Achmad, adalah kebiasaan-kebiasaan untuk hidup bersih dan sehat, untuk selalu cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik, memakai masker jika harus ke luar rumah, hindari kerumunan, dan menjaga jarak fisik.

“Inilah yang saya katakana sebagai bagian dari norma normal yang baru. Kita akan masuk pada era normal yang baru. Ini adalah satu-satunya cara kalau kita ingin bisa mengendalikan Covid-19 ini dengan baikm” ujarnya.

Basis perubahan kehidupan normal yang baru ada pada keluarga. Oleh karena itu keluarga harus bisa memberikan teladan agar bisa menerapkan kehidupan normal yang baru.

Dalam tatanan kehidupan normal yang baru tidak berarti membatasi produktivitas setiap orang. Masyarakat harus tetap produktif dengan memperhatikan protokol kesehatan dalam pencegahan penularan Covid-19, yakni, jaga jarak, memakai masker, rajin cuci tangan, dan menghindari kerumunan.

“Inilah yang saya katakan sebagai bagian dari norma normal yang baru. Kita akan masuk pada era normal yang baru. Ini adalah satu-satunya cara kalau kita ingin bisa mengendalikan Covid-19 ini dengan baik” ujarnya.

Terkait pendataan, hingga hari ini spesimen yang diperiksa sebanyak 190.660 dari 143.035 orang. Hasilnya, pasien konfirmasi positif Covid-19 bertambah 496 total 18.010, pasien sembuh bertambah 195 total 4.324, dan pasien meninggal bertambah 43 total 1.191.

Hotline Virus Corona 119 ext 9. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id (D2)

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat

drg. Widyawati, MKM

sumber: http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20200518/0533914/pandemi-covid-19-tuntut-masyarakat-hidup-normal-baru/

  Komentar untuk COVID 19 Tuntut Masyarakat Hidup Normal Yang Baru

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Jelang Idul Fitri Semua Pusat Perbelanjaan Ditutup

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  21 May 2020
  2. Situs Untuk Membuat Kartu Ucapan Idul Fitri

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Surabaya  |  21 May 2020
  3. #yukpedulitetangga

    Eriyana Putri Nuramdani  di  Citamiang, Sukabumi Kota  |  21 May 2020

Komentar Terbanyak

  1. 4
    Komentar

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H

    Lalu Iskandar  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 May 2020
  2. 3
    Komentar

    Hargailah Para Pejuang Melawan Covid-19

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 May 2020
  3. 3
    Komentar

    Jelang Idul Fitri Semua Pusat Perbelanjaan Ditutup

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  21 May 2020
  4. 2
    Komentar

    CORONA TIDAK MENJADI PENGHALANG RUTINITAS

    WAHYU NAN HANDA  di  Praya, Lombok Tengah  |  20 May 2020