Cara Mudah Hibah Bansos dengan Aplikasi Sahabat

51550 medium img 0464 copy
Oleh : Husnul Khatimah

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Bagian Administrasi dan Kesejahteraan Masyarakat (Adkesra) Kota Bogor resmi merilis aplikasi Sistem Administrasi Hibah Bansos Terpadu (Sahabat) di Gedung PPIB Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, pada Senin (25/02/2019). Peluncuran aplikasi Sahabat ini selain bagian dari Smart City juga menjadi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk semakin transparan dan tertib dalam setiap proses hibah bansos.

Kepala Bagian (Kabag) Adkesra Setda Kota Bogor, Iman, mengatakan melalui aplikasi Sahabat, pengajuan proposal hibah bansos bisa lebih mudah dilakukan. Masyarakat maupun organisasi cukup membuka situs sahabat.kotabogor.go.id yang didalamnya sudah terdapat format pengajuan. Aplikasi ini juga bisa diunduh di playstore dengan kata kunci SAHABAT Pemerintah Kota Bogor.

Tak hanya kemudahan, dengan aplikasi Sahabat pemohon dapat memonitoring jalannya hibah bansos apakah proposalnya diterima, ditolak, sedang diverifikasi, dan lainnya. “Nanti ada barcode yang bisa di scan di handphone untuk melihat prosesnya sudah sampai mana,” ujarnya.

Iman menuturkan, pengajuan hibah bansos untuk anggaran 2020 sudah bisa dilakukan melalui aplikasi Sahabat dan akan ditutup pada Juni mendatang. Seluruh pengajuan harus terlebih dahulu diverifikasi untuk kemudian dihimpun ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), disahkan DPRD, baru kemudian di akhir 2019 ditetapkan Wali Kota Bogor. Sementara pencairan dapat dilakukan pada Januari hingga Maret 2020.

“Untuk dana hibah bansos anggaran 2019, untuk hibahnya sebesar Rp60 miliar sementara anggaran bansos RTLH (rumah tak layak huni) sebesar Rp36 miliar yang diperuntukan untuk 4.635 RTLH. Angka Rp36 miliar ini naik signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp26 miliar untuk 3.018 RTLH,” jelasnya.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan dengan adanya aplikasi Sahabat, Pemkot Bogor ingin memastikan proses hibah bansos berlangsung tertib sesuai target, tepat sasaran, dan transparan. Dengan aplikasi ini seluruh pengajuan akan terverifikasi secara detail sehingga turut memudahkan pemkot dalam memeriksa data-data yang masuk.

“Saya ingin semua proses hibah bansos dilakukan dengan asas keadilan tanpa ada faktor x yang membuat penerima hibah bansos malah tidak tepat sasaran,” katanya.
Sudah dilihat 53 kali

Komentar