Bupati Subang Datang, 2 Bocah Terduga Terinfeksi AIDS & Gizi Buruk Sudah "Menghilang"

21156 medium 180202185956 bupati subang datang 2 bocah terduga terinfeksi aids  gizi buruk sudah  menghilang
DUA anak terduga terinfeksi virus AIDS mendapat perawatan intensif di ruang isolasi RSUD Subang. Keduanya yang masuk RSUD pada Kamis (1/2/2018), masing-masing Ar (8) asal Cipunagara dan Eg (11) dari Ciasem.

Bupati Subang, Hj. Imas Aryumningsih datang menengok pada Jumat (2/2/2018). Namun, keduanya sudah tidak ada di ruangannya.

Menurut petugas, bocah tersebut dibawa pulang saudara keluarganya. Sebab, Ar sudah ditinggal mati ibunya dan bapaknya entah kemana.

"Sudah pulang Bu, kita sudah mencegahnya. Kalau tetap mau dibawa pulang, kita juga siap mengantarnya pakai ambulans. Namun mereka tetap membawa karena sudah bawa mobil sendiri katanya," kata suster jaga.

Direktur RSUD Ciereng dr. Eka Mulyana yang datang menemui Imas mengatakan, pihak rumah sakit akan berusaha untuk menjemput kembali kedua pasien.

Eka membenarkan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Ar mengalami gizi buruk kronis dan butuh penanganan khusus. Begitu masuk dan dirawat di ruang isolasi langsung mengintruksikan dokter spesialis anak dan gizi.
“Kalau sekarang malah mingat kita akan kejar dan datangi ke kediamannya. Kalau ada di sana akan rutin dicek kondisinya, “ungkapnya.

Dijelaskan, kekurangan gizi yang diidap Ar sudah lama. Ia bukan terlahir di Subang, namun dibawa keluarganya dari Cianjur karena kedua orangtua Ar sudah tidak ada.

"Keadaanya karena dari penyakit ini, bukan mendadak tetapi sudah lama. Namun kita tetap cari jangan sampai nasibnya lebih buruk lagi,“ tambah Eka.

Setelah mendapatkan penjelasan, Imas kemudian meminta pihak rumah sakit dan Dinas Kesehatan berupaya membantu penyembuhan kedua anak yang diduga terinfeksi AIDS itu. Apalagi, katanya, Ar menurut keterangan kondisinya mengenaskan karena mengalami gizi buruk.

"Jangan sampai nanti malah nambah parah di rumahnya, karena gizi buruknya disebabkan penyakit HIV," katanya.
Sudah dilihat 58 kali

Komentar