Bukit Gundaling

48233 medium post 54816 20908f30 3950 462a 8d4b 6a3f98a97b5c 2019 01 30t12 07 24.321 07 00 48234 medium post 54816 df38cff5 0a30 42d7 81fb a870bc7ca83f 2019 01 30t12 07 25.459 07 00 48235 medium post 54816 96ca70ba d811 4abd b156 e3cee55f2dc7 2019 01 30t12 07 27.507 07 00 48236 medium post 54816 64175851 7d0b 45b5 875f df393277a8f1 2019 01 30t12 07 31.192 07 00 48237 medium post 54816 9be7bbe0 6144 4913 b8d9 8b3a2e9ba53b 2019 01 30t12 07 33.712 07 00
Indah dan menyejukkan, inilah ungkapan kata yang pantas ketika kita menelusuri jalanan yang mendaki dan berliku-liku menuju puncak bukit Gundaling yang ada di kota Berastagi Tanah Karo Simalem.
Bukit Gundaling yang selalu ramai akan pengunjung baik itu wisatawan/i Domestik maupun Mancanegara, terlebih lagi dihari Minggu dan hari-hari besa.
Puncak bukit Gundaling itu selalu di jadikan tempat rekreasi karena disana kita /wisatawan/i bisa melihat Panorana pemandangan dari dua buah Gunung yakni Gunung Sibayak dan Gunung Sinabung yang sampai kini masih sering erupsi, dan dari puncak bukit ini juga, kita akan melihatan hamparan luas Areal Pertanian dan juga rumah-rumah yang ada di Kota Berastagi.
Para wisatawan/i bisa datang dengan mengendarai Bus/ Mobil dengan jarak/waktu tempuh 80 km / 2 jam perjalanan dari Kota Medan, Namun banyak juga wisatawan/i yang sudah sampai di Kota Berastagi, mereka memilih mengendarai Kuda/Sado sebagai alat transportasi menuju puncak bukit Gundaling dengan alasan agar lebih leluasa menikmati panorama disepanjang perjalanan menuju puncak bukit Gundaling, dan biasanya setelah turun dari puncak bukit Gundaling wisatawan/i mereka akan berbelanja buah dan sayur yang masih segar sebagai oleh-oleh dari Kota Berastagi.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita. Terimakasih
Sudah dilihat 75 kali

Komentar