BPOM Gerebek Pabrik Saos dan Kecap Cap Topi di Tangerang

warga di sekitar Anda di Tangerang, Bodetabek
10951 medium bpom gerebek pabrik saos dan kecap cap topi di tangerang
Badan Pengawas Obat dan Makanan mengerebek sebuah pabrik pembuatan kecap dan saos di Kelurahan Lio Baru, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Jum'at 3 Maret 2017. PD Sariwangi yang memproduksi kecap dan saos kemasan botol dan kemasan plastik yang telah berproduksi sejak tahun 1980 ini diduga tidak memiliki izin edar."Pabrik pengolah pangan ini melanggar aturan diantaranya tidak memiliki izin edar,"ujar Kepala BPOM RI Penny K Lukito dilokasi siang ini.

Penny mengatakan operasi ini merupakan bagian dari operasi gabungan internasional terkait pangan. Pangan yang diproduksi pabrik ini, kata Penny, dalam jumlah yang sangat banyak dan beredar di delapan provinsi seperti di Kalimantan, Pulau Jawa dan Sumatera."BPOM mengamati pabrik ini selama tiga bulan,"katanya.

Penny menegaskan, produksi telah lama berjalan tanpa registrasi BPOM. Selain tidak memiliki ijin edar, aneka produk pangan pabrik ini juga dipastikan mengandung bahan kimia berlebih."Setelah kami cek, terdapat bahan kimia berupa pewarna tekstil dan pengawet makanan yang berlebih," kata Penny.

Hal ini, kata dia, sangat berbahaya bagi kesehatan dalam jangka panjang. Bahan kimia tanpa ada batasan dan standar, kata Penny, akan berdampak buruk bagi kesehatan seperti sakit ginjal hingga kanker.

Setelah sidak ke dalam pabrik, BPOM juga menemukan tempat dan bahan produksi pangan itu tidak higienis dan di bawah standar kesehatan." Tidak higine dan sanitary,"kata Penny.

Pabrik pembuatan kecap dan saos cap Topi itu memang jauh dikatakan bersih dan sehat. Pertama masuk ke dalam pabrik, terlihat tempat pencucian botol yang dipenuhi sampah kardus dan sampah bekas sambal dan saos yang berbau asem. Di ruang produksi, lantai dibiarkan becek seperti pasar ikan. Para pekerja pun tidak menggunakan peralatan dan pakaian kerja yang sesuai standar. Baik pekerja lelaki maupun perempuan banyak yang mengenakan celana pendek, tanpa penutup kepala maupun masker.

Sumber: Tempo
Sudah dilihat 130 kali

Komentar