BPBD DKI: 1.058 Korban Banjir Cipinang Melayu Masih Mengungsi

warga di sekitar Anda di Makasar, Jakarta Timur
10746 medium bpbd dki 1.058 korban banjir cipinang melayu masih mengungsi
Banjir kembali menggenangi kawasan di Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Warga yang sudah pulang ke rumah lagi-lagi harus balik ke lokasi pengungsian di Masjid Universitas Borobudur.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pada Kamis, 23 Februari 2017, hingga pukul 08.41 WIB, tercatat ada 1.058 korban banjir yang masih mengungsi. Para pengungsi datang lagi ke lokasi penampungan di Masjid Kampus Universitas Borobudur karena air kembali merendam Cipinang Melayu pada Rabu, 22 Februari, sejak pukul 18.30 WIB.

"Informasi yang kami terima hari ini, sementara jumlah pengungsi masih sama seperti kemarin, masih ada seribuan warga yang mengungsi di Masjid Universitas Borobudur," kata petugas Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta, Desmanto, ketika dihubungi detikcom, Kamis (23/2/2017).

Menurut dia, warga awalnya telah kembali ke rumah masing-masing saat banjir surut pada Rabu (22/2) sekitar pukul 06.00 WIB kemarin. "Sebagian pengungsi sebetulnya sudah pulang membersihkan rumah. Tapi pukul 18.30 WIB air kembali naik 10-100 sentimeter. Mereka yang sudah bersih-bersih (rumah) jadi kembali mengungsi," ujar Desmanto.

Hingga pukul 08.30 WIB, kata Desmanto, banjir berangsur surut. Kini ketinggian muka air 10-20 cm. Berdasarkan laporan yang diterima, Desmanto mengatakan warga sudah ada yang pulang ke rumah dan masih ada yang bertahan di pengungsian.

Kondisi para pengungsi tidak ada yang sakit dan logistik masih mencukupi. "Laporan dari lurah tidak ada warga yang sakit. Sementara logistik berdasarkan laporan warga tidak ada kekurangan. Logistik datang dari BNPB, BPBD, dan Dinsos. Kalau air dari Dinas Kebersihan dan lampu dari Dinas Perindustrian dan Listrik," tutur Desmanto.

Sumber: Detik
Sudah dilihat 128 kali

Komentar