BNPB Minta Bank Batasi Kredit Pengembang di Wilayah Rawan

4 October 2019, 20:36 WIB
2 0 41
Gambar untuk BNPB Minta Bank Batasi Kredit Pengembang di Wilayah Rawan
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berharap agar perbankan tidak memberikan kredit kepada setiap pihak termasuk pengembang properti yang membangun di wilayah rawan bencana.

Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Wisnu Widjaja mengatakan setiap pihak termasuk pengembang properti yang mengajukan kredit ke bank harus sesuai dengan analisis area rawan bencana.

Bagi Wisnu, perbankan tidak boleh asal memberikan kredit kepada pengembang dari segi langkah mitigasi bencana. Perbankan juga harus melihat apakah pengembang membangun bangunan sesuai dengan syarat kesiapsiagaan terhadap bencana.

Syarat tersebut di antaranya adalah tidak membangun rumah di atas jalur sesar atau patahan hingga bangunan tahan gempa.

Disarikan dari: CNN Indonesia

  Komentar untuk BNPB Minta Bank Batasi Kredit Pengembang di Wilayah Rawan

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Pesan Bapak Kepala Dinas Pendidikan Lombok Tengah Untuk Sang Kepala Sekolah

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  26 May 2020
  2. Jelang Idul Fitri Semua Pusat Perbelanjaan Ditutup

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  21 May 2020
  3. Situs Untuk Membuat Kartu Ucapan Idul Fitri

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Surabaya  |  21 May 2020
  4. #yukpedulitetangga

    Eriyana Putri Nuramdani  di  Citamiang, Sukabumi Kota  |  21 May 2020

Komentar Terbanyak

  1. 4
    Komentar

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H

    Lalu Iskandar  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 May 2020
  2. 3
    Komentar

    Hargailah Para Pejuang Melawan Covid-19

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 May 2020
  3. 3
    Komentar

    Jelang Idul Fitri Semua Pusat Perbelanjaan Ditutup

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  21 May 2020
  4. 2
    Komentar

    PT Chandra Asri Dukung Penerapan Aspal Plastik Di Semarang

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Semarang Kota  |  22 May 2020