Binus Simprug Sukses Launching Novel Ondel–Ondel Galau

24711 medium k04a0115
24712 medium k04a0179
24713 medium k04a0197
Jumat 27 April 2018 di sekolah Bina Nusantara (Binus) School, Simprug Kebayoran Lama, Jakarta Selatan telah berlangsung peluncuran Buku Ondel-Ondel Galau bersama penulisnya Frances Caitlin Tirtaguna, Mr. Peter, Kepala Sekolah Bina Nusantara (Binus) School Simprug dan Budayawan Betawi, Bang Indra Sutisna.

Novel ONDEL – ONDEL GALAU mengulas tentang beragam kebudayaan Betawi, mulai dari sejarah, para tokoh, tarian adat, baju adat, lagu adat, mainan tradisional hingga beragam makanan khas Betawi. Dengan ilustrasi menarik dari illustrator handal Muhammad Nashir Setiawan, novel ini disajikan Frances menggunakan bahasa Inggris yang sangat ringan dibaca. Besar harapan Frances melalui novel Ondel – Ondel Galau ini Ia mampu mengenalkan kebudayaan Indonesia kepada khalayak yang lebih luas hingga mancanegara.

Buku ini diproduksi dan didistribusikan oleh Gramedia Pustaka Utama dan bisa didapatkan di seluruh toko buku Gramedia terdekat. Peluncuran buku ini sendiri dihadiri oleh Tokoh Kebudayaan Betawi, Remaja Betawi, juga akan diramaikan oleh Tarian Betawi “Nandak Abang None” yang dibawakan oleh Culturific Club BINUS SCHOOL Simprug, Musik Gambang Kromong, Pertunjukan Lenong Bocah dari Sanggar Seni Setu Babakan, serta para undangan dapat menikmati berbagai Jajanan khas Betawi seperti kerak telor, kue pancong, jananan pasar dll.

“Saya berharap masyarakat semakin mudah mengenal dan menikmati berbagai hasil seni Betawi, makanan khas, pentas seni dan lain-lain. Mereka bisa langsung menghubungi dan memesan dari para pengrajin dan penjual, mudah-mudahan sampai ke calon pelanggan dari luar negeri,” ujar Frances dengan semangat.

Sebagai dedikasinya untuk masyarakat Betawi serta sebagai kelanjutan dari buku ini Frances berencana akan membuat sebuah platform yang dapat memajukan kebudayaan Betawi serta mengangkat ekonomi masyarakat yang ada di Setu Babakan. Besar harapan Frances agar idealisme dan pemikirannya ini bisa berlanjut tersebar aksesnya sampai ke manca negara.

“Semoga lewat novel ini, Aku bisa menginspirasi anak-anak muda seusiaku untuk kenal dan turut melestarikan Budaya. Budaya Betawi harus hidup lestari dan dapat dibanggakan!” demikian ujarnya.

Komentar