Berjuang, mati, dikubur, lupakan !

warga di sekitar Anda in Kota Malang, Malang Raya
8981 medium 1478779796485
Seluruh pohon tanpa daun berbaris rapi ditepi jalan, siap menyambut pengguna jalan. Terlihat berdiri sebuah rumah beratap lusuh, hanya satu ruang, satu pintu dan satu jiwa yang hidup disana. Seorang lelaki tua keluar dari sana dengan membawa peralatan berkebun. Entah apa pekerjaan laki laki itu.
Beberapa hari kemudian ia duduk dibawah pohon dengan koran pagi bekas para pengguna jalan yang sering membuangnya, dengan cara membaca koran itulah dia bisa mengetahui kabar dunia tanpa mengeluarkan sepeser uang pun.
Suatu ketika seorang wanita muda berjalan didepan rumah kakek tua tersebut, sesekali ia mendengar orang berbisik bisik. Tetapi wanita itu dengan cueknya tetap berjalan saja. Hari selanjutnya saat ia melewati rumah itu,lagi lagi ia mendengar suara bisikan bisikan itu,ia pun penasaran dan mencari sumber suara tersebut,dan terlihatlah seorang kakek tua sedang berbicara ke sebuah batu yang bertuliskan :
"PAHLAWAN INDONESIA
Mr. Ahmad Supratman
27 Maret 1950"
Dalam hati wanita itu bergumam "loh ternyata ada kuburan seorang pahlawan disini".
Keesokan harinya ia pergi kerumah kakek tua tersebut dan bertanya tanya kepadanya. Ternyata kakek tua itu bernama Suparmin. Dan ternyata Suparman sang pahlawan Indonesia itu adalah saudara kandung pak Suparmin.
Pak suparmin pun berkata kepada wanita muda tersebut " berjuang,mati, dikubur,lupakan! Itulah nasib nasib para pahlawan yang sudah mengorbankan nyawanya di negara kira,tak ada seorangpun yang menghargainya mereka sekarang sibuk dengan benda kecil bermata satu(hp) nya masing masing sampai lupa memberikan perhatian khusus kepada keluarga sang pahlawan, padahal karena merekalah kalian tidak lagi merasakan sebuah tindasan yang sangan kejam". Wanita itupun tercengang dan tertunduk malu karena perkataan kakek tua itu.





Kita sebagai generasi muda janganlah selalu terikat pada handphone saja,lihatlah percuma kalian memiliki teman jika kalian saat berkumpul sibuk dengan benda itu, lihatlah berapa orang yg kau abaikan, berapa orang yg butuh perhatianmu, lihatlah sekitarmu,letakkan benda itu sejenak untuk memperhatikan bangsa ini .. Hidup hanya satukali kawan.. Ingatlah itu..

Komentar