Bantah Fitnah, ACT Buktikan dengan Aksi Nyata

67710 medium act 67711 medium act
Oleh : Ananda Muhammad Firdaus

BANDUNG, AYOBOGOR.COM -- Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menegaskan bahwa mereka tidak terkait dengan gerakan radikal dan ilegal seperti informasi yang tersebar di media perpesanan dalam beberapa hari terakhir.

Hal tersebut disampaikan oleh Vice President Aksi Cepat Tanggap, Ibnu Khajar, dalam rilisnya Selasa (23/7).

"Kami menyesalkan adanya informasi tidak akurat beredar di publik yang memfitnah ACT terafiliasi dengan gerakan radikal dan ilegal di Indonesia. Informasi itu tidak benar dan dapat menyesatkan masyarakat," jelasnya

ACT adalah lembaga kemanusiaan yang menjunjung transparansi dalam penyaluran donasi yang kami dapat dari berbagai mitra, dan tersertifikasi oleh pemerintah. Ia menegaskan pihaknya menyalurkan bantuan ke tempat-tempat yang membutuhkan dukungan kemanusiaan seperti Lombok, Palu, Mentawai, Selat Sunda, Sentani (lokasi bencana di Indonesia), dan berbagai lokasi lainnya.

Donasi dari mitra disalurkan untuk Pendidikan Tepian Negeri dalam bentuk program pendidikan di Indonesia Timur, khususnya di pulau-pulau terpencil.

Bantuan yang disalurkan kepada masyarakat khususnya anak-anak usia sekolah di antaranya, sarana sekolah (pembangunan ruang kelas, perlengkapan belajar kelas/moubeler), perlengkapan belajar siswa, seragam sekolah hingga beasiswa dan bantuan operasional guru. Bentuk bantuan program bervariasi disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai dan turut menyebarkan berita hoaks yang disebarkan melalui jejaring media sosial dan WhatsApp Group ini.

“Prinsip dasarnya adalah kita berbuat kebaikan dengan apa yang ada. ACT mengajak masyarakat untuk peduli, tetap memberikan bantuan kepada yang membutuhkan sampai fitnah itu tidak terbukti,” jelas Ibnu Khajar.

Sejalan dengan hal tersebut, pihaknya juga memberikan pernyataan terhadap isu tidak akurat yang beredar.

“Kita paham bahwa setiap kebaikan selalu ada pihak yang tidak menyukai karena beberapa alasan. Cara yang mereka yang lakukan adalah menebarkan fitnah. Cara memenangkannya adalah berkarya. Kami berharap kepada semua mitra untuk terus mengajak semua masyarakat untuk menebar kepedulian,” tambah Ibnu.

ACT telah berkolaborasi dengan lebih dari 400 mitra perusahaan, organisasi, komunitas dan media seperti Bank BRI, Bank Indonesia, Pertamina, Astra, Garuda Indonesia, Tokopedia, Bukalapak, Indofood, HERO, Kompas, Antara, Detik, Metro TV, TVOne, DAAITV, dan lain lain.

Sudah dilihat 50 kali

Komentar