Banjir Tangis di SULTENG 28/09/2018

54607 medium received 2388710431148790
Belum lama ini, sebagian daerah Sulwesi Tengah ditimpa bencana. Palu, Sigi, dan Donggala telah ditimpa berbagai jenis bencana alam, mulai dari bencana yang biasa kita lihat hingga bencana alam yang tidak pernah terpikirkan. Gempa bumi dengan kekuatan 7,7 SR yang berpusat di Donggala telah mengguncang sebagian daerah Sulawesi Tengah. Ada sebuah lempeng aktif yang melintas di daerah sulawesi tengah yaitu "LEMPENG PALUKORO". Banyak warga yang terdampak gempa bumi tersebut. Selain itu, ada juga bencana yang mengiringi gempa bumi yaitu Tsunami.
Sulawesi tengah merupakan sebuah teluk yang potensi tsunami terjadi itu kecil. Menurut peneliti, pergeseran lempeng palukoro merupakan pergeseran secara horizontal yang tidak adanya potensi tsunami. Saat gempa terjadi, BMKG menginformasikan bahwa tidak akan terjadi tsunami, tetapi tidak lama setelah gempa langsung terjadi tsunami. Saat itu, kota Palu dan sekitar tidak hanya dibanjiri air laut yang meluap, akan tetapi juga dibanjiri dengan air mata yang keluar akibat tangisan kehilangan.
Selain gempa bumi dan tsunami, ada juga bencana alam yang jarang terjadi yaitu Likuifaksi. Likuifaksi merupakan bencana alam yang berhubungan dengan tanah. Lempeng yang bergeser, membuat air naik ke permukaan tanah dan tanah pun menjadi jenuh yang membuat lumpur naik dan menghabiskan seluruh pemukiman yang ada.
Bagi sebagian orang, bencana tersebut terjadi karena perbuatan maksiat orang-orang tak bertanggung jawab yang membuat tuhan yang maha kuasa marah. Namun, semuanya tidak ada yang tahu. Kita hanya bisa berdoa, berusaha, dan membangkitkan semangat agar kota Palu kembali bangkit.
#Palu_Bangkit #AtmaGo_Goes_To_School
Sudah dilihat 54 kali

Komentar