Banjir Lumpur Landa Desa Bangga

59883 medium img20190429103007
Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Sigi dilanda banjir bandang.
Banjir bermula saat hujan deras mengguyur desa tersebut pada Minggu (28/04). Hujan deras mulai meningkatkan debit air sungai desa setempat pada sore hari. Jelang isya, air telah memasuki pemukiman warga. Air juga berasal dari pegunungan di atas desa. Melihat air yang sudah meluap, warga segera mengevakuasi diri ke area pengungsian gempa 28 September.

Menurut Ashar warga desa Bangga, banjir datang dalam 3 gelombang. Jelang Isya, tengah malam dan jelang subuh.
"ini banjir dia datang 3 kali. Yang pertama kali itu, sebelum sholat Isya. Itu masih air yang datang. Tengah malam sekitar jam 12, itu sudah lumpur yang masuk kemari. Abis itu subuh-subuh sekitar jam 3, sudah lumpur dengan kayu-kayu," tuturnya.

Hampir keseluruhan rumah warga yang terendam lpur dengan ketinggian lumpur hampir mencapai atap rumah. Hal ini membuat perabot warga banyak yang tidak terselamatkan. Beberapa kendaraan roda dua ikut tertimbun dalam lumpur.

Saat dikonfirmasi tentang adanya korban jiwa, warga menyebut bahwa untuk sementara tidak ada laporan korban hilang dan korban meninggal sebab warga sudah mengamankan diri melihat air sungai yang meluap.

Untuk membantu proses evakuasi, Polres Sigi telah menyiagakan personelnya sejak Minggu sore (28/04) dan mendapat tambahan 3 pleton pasukan dari Polda Sulteng pada Senin pagi (29/04). Anggota BPBD dan BASARNAS juga telah siaga di lokasi. Tampak pula alat berat dikerahkan untuk membuka akses jalan raya agar memudahkan kendaraan keluar masuk desa Bangga, baik untuk mengantar para relawan dan logistik maupun untuk mengangkut para korban yang akan menuju desa tetangga yang dianggap lebih aman.
Sudah dilihat 35 kali

Komentar